Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,5 (dimutakhirkan jadi M 5,7) mengguncang wilayah selatan Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. Gempa tersebut terasa kuat hingga Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek, membuat warga panik dan berlarian ke luar rumah.
Berdasarkan informasi resmi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 08.20.44 WIB dengan titik koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, kedalaman 105 kilometer, dengan pusat gempa berada sekitar 25 km timur laut Pacitan, 33 km barat daya Ponorogo, 42 km barat daya Trenggalek, 113 km tenggara Yogyakarta, dan 546 km tenggara Jakarta. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Salah satu warga Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Widodo mengatakan, getaran gempa terasa cukup kuat dan berlangsung beberapa detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Pacitan |
"Awalnya pelan, terus tiba-tiba makin kencang dan lumayan lama. Sekitar 15 detik. Saya langsung panik," kata Widodo saat ditemui detikJatim, Selasa (27/1/2026).
Widodo mengaku langsung mengajak seluruh anggota keluarganya keluar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.
"Sempat panik, semua anggota keluarga saya ajak keluar rumah," tambahnya.
Hal serupa dirasakan warga lainnya, Sutini. Saat gempa terjadi, ia tengah beraktivitas di dapur dan langsung berlari ke luar rumah.
"Saya lagi di dapur, tiba-tiba terasa gempa, langsung lari keluar rumah," ujarnya.
Menurut Sutini, getaran gempa kali ini cukup kuat hingga membuat perabot rumah tangga berguncang.
"Rak piring di rumah sempat berguncang, jadi memang terasa kencang," jelasnya.
Warga berhamburan ke luar kantor Dispendukcapil saat gempa Pacitan Foto: Purwoto Sumodiharjo/detikJatim |
Sementara itu, pantauan detikJatim di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pacitan, puluhan pemohon dokumen kependudukan yang tengah antre berhamburan. Mereka bergegas menuju halaman.
Tak hanya pemohon, petugas pelayanan juga ikut mengamankan diri. Sebagian keluar gedung melalui pintu depan yang berhadapan langsung Jl Veteran. Sebagian petugas berseragam khaki keluar melalui pintu samping menuju halaman Gedung YABI.
"Guncangannya terasa sekali," ucap seorang pemohon sembari memegangi tangan anaknya, Selasa (27/1/2026).
Hingga pukul 08.45 WIB belum ada konfirmasi resmi dari BPBD setempat terkait dampak gempa tersebut. Sementara aktivitas masyarakat kembali normal.
(abq/hil)












































