Pasar Banyuwangi yang terhubung langsung dengan kawasan Asrama Inggrisan disiapkan menjadi destinasi wisata heritage ikonik di Banyuwangi. Hingga kini, progres pembangunan pasar tersebut telah mencapai 90 persen.
Selain berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi, kawasan ini juga akan menghadirkan wisata kuliner dengan beragam sajian khas Banyuwangi yang dapat dinikmati wisatawan maupun masyarakat setempat.
Pasar Banyuwangi yang tengah direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) itu tampak berdiri kokoh dengan desain elegan dan modern. Pasar ini dirancang menjadi pasar wisata yang nyaman bagi pengunjung, sementara kawasan Inggrisan tetap mempertahankan keaslian nilai heritage yang merekam sejarah panjang Banyuwangi dan kemegahan bangunan bersejarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Saat AHY Terpesona Keindahan Alam Banyuwangi |
"Progres dan hasilnya cukup bagus. Kita berharap ini bisa menjadi destinasi baru, khususnya heritage dan kuliner," kata Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi M Yanuar Bramuda, Jumat (23/1/2026).
Pasar Banyuwangi akan menjadi pasar tradisional dengan konsep modern dan ikonik. Pasar ini didesain memiliki gedung utama yang terdiri atas dua lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar juga akan dibagi menjadi areal pasar basah, pasar kering, dan area kuliner dan juga dilengkapi dengan gedung parkir.
Sementara Asrama Inggrisan merupakan salah satu objek cagar budaya. Asrama Inggrisan direvitalisasi sesuai ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya. Orisinalitas bangunannya akan tetap dipertahankan. Nantinya akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.
Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.
Dua gedung ini diharapkan bisa menunjang daya tarik bagi wisatawan untuk lebih betah tinggal di Banyuwangi.
"Kami berharap pembangunan yang segera dirampungkan dan segera bisa digunakan ini akan membawa rejeki yang lebih bagi para pedagang," pungkas Bramuda.
(auh/abq)











































