Kebakaran terjadi di sebuah pabrik PT Barata Elok Terpadu Semesta, di Jalan Gamma Kawasan Maspion Q No.02, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kebakaran diduga berasal dari mesin boiler.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik, Suyono mengatakan, api pertama kali diketahui pihak perusahaan sekitar pukul 10.00 WIB. Obyek kebakaran yakni mesin boiler yang berada di ruang ketel pabrik minyak goreng tersebut.
"Menurut pihak HRD perusahaan, kebakaran itu dipicu oleh kebocoran yang terjadi di jalur strainer atau jalur perpipaan pabrik," kata Suyono, Rabu (21/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suyono menambahkan, akibat kebocoran tersebut, api menyambar panel listrik hingga menimbulkan ledakan. Kemudian ada ledakan di panel dan menimbulkan api yang mengeluarkan asap tebal.
"Sempat ada ledakan yang disebabkan api menyambar panel listrik," tambahnya.
Petugas menerjunkan 3 unit mobil pemadam milik DPKP dan PT Maspion, serta 1 unit mobil suplai air untuk menjinakkan api. Hanya butuh satu jam, petugas berhasil mengendalikan si jago merah hingga benar-benar dinyatakan padam.
"Petugas datang pukul 10.50 WIB dan pukul 12.15 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Selanjutnya dilakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa," tuturnya.
Pihaknya memastikan, api berhasil padam tanpa ada insiden lanjutan. Para pekerja di perusahaan tersebut pun dipastikan aman dan tidak ada yang terluka akibat kebakaran yang terjadi.
"Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materil masih dalam perhitungan," pungkasnya.
(auh/hil)
