Pemerintah Kota Kediri resmi me-launching Sentra Kuliner Pasar Banjaran. Ini sebagai upaya nyata mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus menghidupkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Sentra kuliner ini diharapkan menjadi destinasi kuliner baru yang nyaman, rapi, dan menarik, tidak hanya bagi warga Kota Kediri, tetapi juga masyarakat luar daerah.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, keberadaan sentra kuliner ini merupakan bentuk komitmen Pemkot dalam memberikan ruang usaha yang layak bagi pelaku UMKM. Tercatat, terdapat 24 UMKM yang terlibat dalam sentra kuliner ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya sentra kuliner ini, pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga tempat yang nyaman dan menarik. Harapannya, bukan hanya UMKM yang tumbuh, tetapi ekonomi kreatif Kota Kediri juga ikut berkembang," kata Vinanda, Rabu (21/1/2026).
Ke depan, Sentra Kuliner Pasar Banjaran akan semakin semarak dengan rencana live music setiap hari, sehingga mampu menciptakan suasana pasar yang hidup dan menjadi destinasi kuliner yang ngangeni.
Wali Kota juga menekankan, pengembangan sentra kuliner ini tidak akan meninggalkan kearifan lokal. Berbagai jenis kuliner, termasuk makanan khas Kota Kediri, akan terus diperkenalkan sebagai identitas daerah.
"Sentra kuliner ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan produk sekaligus sebagai sarana perluasan pasar. Bukan hanya untuk masyarakat Kota Kediri, tapi juga pengunjung dari luar daerah, bahkan bisa dikenalkan ke daerah lain," imbuhnya.
Vinanda berpesan kepada para pelaku UMKM agar memanfaatkan sentra kuliner ini secara maksimal dengan menjaga kebersihan, kualitas produk, serta pelayanan yang ramah. Menurutnya, hal tersebut penting untuk membangun kepercayaan masyarakat agar terus kembali berbelanja.
Selain itu, ia juga meminta Dinas Perdagangan, pengelola pasar, dan pihak terkait untuk terus melakukan pengawasan, pembinaan, dan evaluasi secara berkelanjutan.
"Jangan sampai sentra ini hanya menjadi tempat berjualan, tapi harus terus ada pembinaan agar UMKM benar-benar berkembang," tegasnya.
Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para pedagang. Andri, salah satu pelaku UMKM asal Lirboyo, mengaku bersyukur dengan hadirnya sentra kuliner ini.
"Alhamdulillah, hari pertama jualan ramai. Harapannya ke depan semakin ramai. Terima kasih Mbak Wali sudah menyediakan sentra kuliner," ungkapnya.
Dengan konsep yang tertata dan dukungan berkelanjutan, Sentra Kuliner Pasar Banjaran diharapkan menjadi ikon baru kuliner Kota Kediri yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal secara berkelanjutan.
(auh/hil)











































