Warga Dusun/Desa Grobogan, Mojowarno, Jombang dikejutkan dengan penemuan mayat di kebun bambu pinggir Sungai Pancir. Terdapat luka pada pelipis mayat pria yang sempat dikira boneka ini.
Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo menuturkan, mayat ditemukan warga Dusun Grobogan yang hendak ke sawah pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB. Mayat pria ini tengkurap di tepi Sungai Pancir, di bawah kebun bambu.
"Dikira boneka. Setelah ditepikan dan dibalik, ternyata mayat manusia," terangnya kepada detikJatim, Rabu (21/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayat pria ini, lanjut Soesilo, diperkirakan berusia 40 tahun. Korban masih memakai kemeja lengan pendek dan celana pendek. Namun, tidak ditemukan kartu identitas pada mayat ini.
"Ada luka gores di pelipis kiri dan kanan, serta lengan kanan dan kiri. Apakah karena kejadian lain, atau terbentur benda-benda di sungai saat hanyut. Kemarin volume air naik karena hujan," jelasnya.
Mayat pria tanpa identitas ini, kata Soesilo, telah dievakuasi ke RSUD Jombang. Saat ini, ada warga Dusun Kedung Galih, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang yang mengaku kehilangan keluarga atas nama Arifin.
"Keluarga ini kami arahkan ke rumah sakit untuk mengenali mayat," tandasnya.
(dpe/hil)











































