Banjir di Kabupaten Pasuruan yang terjadi sejak Selasa (20/1/2026) sore, masih belum surut. Sebanyak 13 desa masih terendam banjir pagi ini. Bahkan, ketinggian banjir mencapai dada orang dewasa.
"Sebagian desa banjir sudah surut, masih ada balasan desa di tiga kecamatan, yakni Winongan, Grati, dan Rejoso, yang masih banjir pagi ini," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Rabu (21/1/2026).
Banjir masih merendam delapan desa di Kecamatan Winongan. Yakni di Desa Prodo, Winongan Kidul, Winongan Lor, Bandaran, Lebak, Sidepan, Penataan dan Menyarik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir di Pasuruan Foto: Muhajir Arifin/detikJatim |
"Banjir di desa-desa yang ada di Kecamatan Winongan masih antara 30-80 sentimeter. Ribuan kepala keluarga terdampak," terang Sugeng.
Sementara di Kecamatan Grati, banjir masih merendam Desa Kedawungkulon dan Kedawungwetan. Ketinggian banjir antara 30-80 sentimeter.
"Di Kecamatan Rejoso banjir di Desa Toyaning, Rejoso Lor, dan Kawisrejo belum surut. Ada yang mencapai 70 sentimeter," terangnya.
Banjir yang sudah surut di Desa Sekarputih, Ranggeh, Pekanggkuran, Kelurahan Gondangwetan Kecamatan Gondangwetan. Kemudian di Desa Sruwi, Kecamatan Winongan.
Akibat banjir, aktivitas warga lumpuh. Warga tidak bisa bekerja atau melakukan kegiatan lainnya.
"Nggak bisa kerja kalau seperti ini," kata Dani, salah satu warga Desa Kedawungkulon.
Diketahui, desa-desa di Kecamatan Winongan dan Kecamatan Grati, Kecamatan Gondangwetan kebanjiran sejak Selasa (20/1/2026) sore. Banjir terus meluas ke Kecamatan Rejoso pada malam hari.
(auh/hil)












































