Pesepeda Lansia Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Mobil di Blitar

Pesepeda Lansia Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Mobil di Blitar

Fima Purwanti - detikJatim
Senin, 19 Jan 2026 16:47 WIB
Lansia di Blitar jadi korban tabrak lari
Lansia di Blitar jadi korban tabrak lari/Foto: Istimewa
Blitar -

Nahas dialami Kusnan (60), warga Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Kusnan tewas usai diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Desa Maron Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Lansia malang itu terpental sejauh 30 meter usai sepeda kayuh yang dikendarainya berbenturan dengan mobil tak dikenal.

"Sesuai dengan informasi yang beredar, kami mendapati laporan kecelakaan di Jalan Desa Maron, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar sekitar pukul 05.30 WIB. Telah terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda kayuh, dan mobil tak dikenal," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Suratno kepada detikJatim, Senin (19/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratno menyebut, korban bernama Kusnan (60) tak sadarkan diri usai tertabrak kendaraan roda empat tersebut. Nyawa Kusnan tak dapat tertolong saat dibawa ke RSU Amanda, Srengat.

ADVERTISEMENT

"Saat di TKP, saksi menyebut korban masih hidup. Tapi saat dibawa ke Rumah Sakit dinyatakan meninggal dunia. Korban mengalami luka pada kepala," terangnya.

Ratno menyebut, korban awalnya hendak menyeberang jalan. Namun di saat bersamaan, satu unit kendaraan roda empat melintas dari arah barat ke timur di Jalan tersebut. Sehingga korban berbenturan dengan kendaraan tersebut meskipun sudah berada di sisi seberang jalan.

"Korban sudah diseberang jalan, bersamaan dengan itu ada mobil melintas kemudian terjadi benturan. Korban sempat terpental sekitar 30 meter," katanya.

Berdasarkan rekaman CCTV, menurutnya, mobil berwarna silver itu melaju dengan kecepatan tinggi. Pengendara mobil yang belum diketahui identitasnya itu juga langsung meninggalkan lokasi.

"Untuk kendaraan mobil itu masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan diduga dalam kecepatan tinggi. Kami sudah laksanakan olah TKP, mohon waktu untuk pengembangan berikutnya," tandasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads