Hingga Minggu (18/1) siang banjir yang meluas di sejumlah wilayah operasional KAI berdampak pada kelancaran perjalanan kereta api termasuk di Jawa Timur. Dari total perjalanan yang dibatalkan, 14 kereta api yang berangkat dan datang dari wilayah Jatim terdampak langsung imbas lintasan yang belum aman dilalui.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat titik banjir bertambah di beberapa lokasi lintasan, khususnya di wilayah kerja Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Kondisi tersebut berimbas pada perjalanan kereta api jarak jauh yang melintasi Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis menjelaskan curah hujan tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah lintasan rel sehingga belum dapat dilalui secara aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab itulah KAI melakukan pemantauan intensif dan pemeriksaan teknis secara menyeluruh demi menjamin keselamatan perjalanan.
"Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari," ujar Anne.
Sebagai langkah penanganan, KAI mengerahkan petugas prasarana dan sarana untuk melakukan normalisasi lintasan, penguatan badan jalan rel, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan instansi teknis terkait dalam penanganan dampak banjir di sekitar jalur rel.
Berdasarkan evaluasi operasional terkini, KAI membatalkan 38 perjalanan kereta api pada 18 Januari 2026, termasuk perjalanan dari dan menuju wilayah Jawa Timur, akibat keterlambatan yang sangat tinggi serta kondisi lintasan yang belum memungkinkan untuk dilalui secara aman.
Daftar 38 Perjalanan KA yang Dibatalkan (18 Januari 2026):
1. KA 1B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi - Gambir)
2. KA 2B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasar Turi)
3. KA 17 (KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang - Gambir)
4. KA 20 (KA Argo Muria relasi Gambir - Semarang Tawang)
5. KA 29F (KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasar Turi - Gambir)
6. KA 30F (KA Argo Anjasmoro relasi Gambir - Surabaya Pasar Turi)
7. KA 146-147 (KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang - Surabaya Pasar Turi - Semarang Tawang - Pasar Senen)
8. KA 148-145 (KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen - Semarang Tawang - Surabaya Pasar Turi - Ketapang)
9. KA 151 (KA Brantas relasi Blitar - Pasar Senen)
10. KA 152 (KA Brantas relasi Pasar Senen - Blitar)
11. KA 175 (KA Menoreh relasi Semarang Tawang - Pasar Senen)
12. KA 178 (KA Tawang Jaya Premium relasi Pasar Senen - Semarang Tawang)
13. KA 181-182 (KA Kamandaka relasi Purwokerto - Tegal - Semarang Tawang)
14. KA 183-184 (KA Kamandaka relasi Semarang Tawang - Tegal - Purwokerto)
15. KA 217 (KA Kaligung relasi Semarang Poncol - Cirebon Prujakan)
16. KA 218 (KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan - Semarang Poncol)
17. KA 216 (KA Kaligung relasi Brebes - Semarang Poncol)
18. KA 213 (KA Kaligung relasi Semarang Poncol - Brebes)
19. KA 263 (KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi - Semarang Poncol)
20. KA 264 (KA Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol - Surabaya Pasar Turi)
21. KA 269 (KA Matarmaja relasi Malang - Pasar Senen)
22. KA 270 (KA Matarmaja relasi Pasar Senen - Malang)
23. KA 203 (KA Tegal Bahari relasi Tegal - Pasar Senen)
24. KA 204 (KA Tegal Bahari relasi Pasar Senen - Tegal)
25. KA 137B (KA Parahyangan relasi Bandung - Gambir)
26. KA 138B (KA Parahyangan relasi Gambir - Bandung)
27. KA 46 (KA Taksaka relasi Gambir - Yogyakarta)
28. KA 47 (KA Taksaka relasi Yogyakarta - Gambir)
29. KA 129B (KA Papandayan relasi Garut - Gambir)
30. KA 130B (KA Papandayan relasi Gambir - Garut)
31. KA 50F-51F (KA Purwojaya relasi Gambir - Kroya - Cilacap)
32. KA 52-49 (KA Purwojaya relasi Cilacap - Kroya - Gambir)
33. KA 132B (KA Parahyangan relasi Gambir - Bandung)
34. KA 133B (KA Parahyangan relasi Bandung - Gambir)
35. KA 171-174 (KA Ciremai relasi Semarang Tawang - Cirebon - Bandung)
36. KA 173-172 (KA Ciremai relasi Bandung - Cirebon - Semarang Tawang)
37. KA 7003 (KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasar Turi - Gambir)
38. KA 7004 (KA Sembrani Tambahan relasi Gambir - Surabaya Pasar Turi)
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengembalian bea tiket dapat dilakukan paling lambat tujuh hari sejak tanggal pembatalan, baik melalui loket stasiun maupun Contact Center 121. Pelanggan yang tidak melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa pola operasi, maupun keterlambatan juga berhak memperoleh pengembalian bea penuh, termasuk untuk tiket terusan atau pulang-pergi yang dikelola KAI Group.
"KAI berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat seiring perkembangan penanganan di lapangan. Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini," tutup Anne.
(ihc/ihc)











































