Warga Bojonegoro Tiap Hari Trabas Jalan Rusak Berlumpur

Warga Bojonegoro Tiap Hari Trabas Jalan Rusak Berlumpur

Ainur Rofiq - detikJatim
Minggu, 18 Jan 2026 12:19 WIB
Warga Bojonegoro Tiap Hari Trabas Jalan Rusak Berlumpur
Jalan rusak berlumpur di Bojonegoro Foto: Ainur Rofiq/ detikjatim
Bojonegoro -

Memasuki musim penghujan, warga Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, mengeluhkan kondisi jalan makadam yang menjadi akses penghubung antar desa. Jalan tersebut rusak parah dan berlumpur sehingga menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.

Sedikitnya sekitar 400 kepala keluarga, termasuk anak-anak sekolah, setiap hari harus berjibaku melintasi jalan utama desa yang menghubungkan ke sejumlah desa dan kecamatan lain. Kondisi jalan yang licin dan rusak membuat warga harus mempertaruhkan keselamatan saat melintas menggunakan sepeda motor maupun kendaraan lainnya.

"Ini akses utama warga sekitar 400 KK. Sangat penting sekali bagi warga, apalagi saat musim hujan sulit dilalui padahal ada anak-anak sekolah yang juga harus lewat sini," ujar Widodo, warga Desa Deling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Widodo menambahkan, sejak 2023 status jalan tersebut telah beralih menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Namun, kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

"Rusaknya sudah sejak tiga tahun lalu. Dulu statusnya jalan desa, tapi sejak 2023 menjadi jalan kabupaten," ucap Widodo, Minggu (18/1/2026).

Meski statusnya telah berubah menjadi jalan kabupaten, upaya perbaikan baru dilakukan pada 2023 lalu dan hanya sepanjang sekitar satu kilometer. Akibatnya, masih tersisa sekitar tiga kilometer ruas jalan yang kondisinya rusak parah.

Minimnya penanganan lanjutan dari pemerintah daerah membuat kondisi jalan semakin memburuk hingga nyaris tak bisa dilalui. Bahkan, sebagian warga terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya dengan menguruk jalan menggunakan pedel dengan biaya mencapai Rp12 juta.

"Warga swadaya sekitar 12 juta, dipakai perbaikan jalan karena tidak bisa dilewati. Kita berharap ada penanganan awal atau darurat dari pemerintah agar jalan bisa dilewati," harap Widodo.

Warga Di Bojonegoro Tiap Hari Trabas Jalan Rusak Dan Berlumpur Untuk BeraktivitasWarga Di Bojonegoro Tiap Hari Trabas Jalan Rusak Dan Berlumpur Untuk Beraktivitas Foto: Ainur Rofiq/ detikjatim

Kondisi rusaknya jalan penghubung antar kecamatan di wilayah Sekar ini sempat viral di media sosial. Banyak warga berharap jalan tersebut segera diperbaiki secara permanen agar pembangunan dapat dirasakan merata hingga ke pelosok Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) Kabupaten Bojonegoro, Chusaivi Ivan Rachmanto, menyatakan bahwa ruas jalan Deling-Setren telah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026.

"Kita telah rencanakan di tahun 2026. Sebenarnya di tahun 2025 sudah ada penanganan, tapi dimulai dari Setren, karena di Deling juga bersamaan ada pekerjaan di ruas Bareng-Ngubalan," jelas Chusaivi Ivan kepada detikJatim.

Ia menambahkan, perbaikan jalan Deling-Setren akan dilakukan melalui dua skema kegiatan, yakni program sektoral dan Corporate Social Responsibility (CSR). Hal ini karena sebagian ruas jalan berada di kawasan tanah Perhutani.

Proses pengadaan kegiatan diperkirakan akan dimulai pada Februari 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp15 miliar.

"Pengadaan kemungkinan bulan Februari dengan nilai sekitar Rp15 miliar," kata Chusaivi.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads