Puncak Arus Balik Libur Isra Miraj Diprediksi pada 18 Januari 2026

Puncak Arus Balik Libur Isra Miraj Diprediksi pada 18 Januari 2026

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Sabtu, 17 Jan 2026 07:00 WIB
Puncak Arus Balik Libur Isra Miraj Diprediksi pada 18 Januari 2026
Ilustrasi jalan tol (Foto: ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIF)
Surabaya -

Volume kendaraan di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto meningkat selama libur Isra Mikraj 1447 H. Puncak arus kendaraan diprediksi terjadi pada 15 hingga 18 Januari 2026.

Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) Dominicus Hari Pratama mengatakan potensi peningkatan volume lalin diperkirakan terjadi selama periode libur Isra Mikraj. Menurutnya, puncak arus kendaraan diprediksi terjadi pada tanggal 15 Januari 2026 untuk arus keluar Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan hasil pemantauan dan proyeksi lalu lintas, volume kendaraan dari dan menuju Surabaya diperkirakan mencapai 200.900 kendaraan atau meningkat sekitar 10,37% dibandingkan kondisi normal," kata Hari dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Sebaliknya, pada 18 Januari 2025, puncak arus balik kendaraan terjadi untuk arus menuju Surabaya. Meski begitu, ia menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelayanan operasional ruas jalan tol Surabaya-Mojokerto tetap berjalan optimal hingga mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

"Kami telah menyiapkan langkah-langkah operasional yang meliputi kesiapan layanan transaksi di gerbang tol, penyiagaan petugas operasional, serta pengecekan kondisi infrastruktur dan fasilitas jalan tol agar tetap dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan sebagai bagian dari upaya pengaturan lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan," ujarnya.

Hari mengimbau pengguna jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Ia berharap pengendara selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan dapat berlangsung lancar," tuturnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads