800 Relawan PMI Surabaya Jemput Bola Donor Darah di Perkampungan

800 Relawan PMI Surabaya Jemput Bola Donor Darah di Perkampungan

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 15 Jan 2026 22:30 WIB
800 Relawan PMI Surabaya Jemput Bola Donor Darah di Perkampungan
Eri Cahyadi turut meresmikan pengurus baru PMI yang langsung jalankan program relawan jemput bola donor darah ke kampung-kampung. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya memperluas gerakan kemanusiaan sampai ke tingkat kampung. Salah satunya adalah menyebar ratusan relawan untuk menjemput bola donor darah di perkampungan.

Pada kepengurusan baru, PMI Surabaya menyiapkan program donor darah berbasis Kampung Pancasila untuk menjangkau masyarakat. Langkah terdekat akan menyatukan program kerja PMI dengan Kampung Pancasila gagasan Pemkot.

Ketua Umum PMI Surabaya Lilik Arijanto mengatakan program prioritas ke depan ialah menyatukan program PMI dengan program Kampung Pancasila agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat di tingkat bawah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau program PMI masuk dan bersinergi dengan Kampung Pancasila, saya yakin produktivitas dan jangkauan pelayanan PMI akan jauh lebih baik," kata Lilik usai dilantik Pengurus PMI Surabaya periode 2026-2031, Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

Lilik mengatakan, kepengurusan baru akan segera melakukan konsolidasi internal guna meningkatkan kinerja PMI di seluruh wilayah Kota Pahlawan. Terpenting baginya adalah menyesuaikan dan memastikan kinerja PMI ada di teritorial, maka harus ditingkatkan dan diperbaiki.

"Karena kepengurusan ini hampir separuhnya baru, kami harus cepat menyesuaikan dan mengejar kinerja agar pelayanan PMI tetap maksimal," kata Lilik.

Nantinya, PMI Surabaya akan memperluas jaringan layanan sampai ketingkat kecamatan dengan menambah unit dan relawan baru untuk menunjang kesiapan layanan kemanusiaan. "PMI ini harus siap di banyak tempat. Di setiap kecamatan juga akan terus diperkuat agar menunjang kinerja PMI ke depan," ujarnya.

Sementara Ketua Harian sekaligus Wakil Ketua PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat mengatakan, PMI Surabaya menyiapkan strategi jemput bola. Saat ini, terdapat sekitar 800 relawan PMI siap digerakkan mendukung kegiatan donor darah di perkampungan.

"Kita punya strategi untuk masuk ke kampung-kampung. Kita punya 800 relawan di Surabaya. Apalagi nanti dibantu Pemkot dengan ambulans cepat tanggap dan command center 112," ujarnya.

Menghadiri pelantikan, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, Unit Donor Darah (UDD) PMI Surabaya selama ini telah menjadi rujukan nasional. Prestasi tersebut diminta untuk dipertahankan bahkan ditingkatkan oleh kepengurusan baru.

Menurutnya, keberhasilan PMI Surabaya tidak lepas dari kolaborasi kuat antara relawan, pemerintah, dan para pembina yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan. Oleh karena itu, pentingnya regenerasi dalam tubuh PMI agar semangat kemanusiaan terus hidup dan menjangkau lebih banyak kalangan.

"Pengurus ini memang ada yang baru. Itu saya harapkan, supaya orang-orang yang punya rasa cinta sesama manusia bisa masuk dan bergerak di PMI. Kalau isinya orang lama terus, tidak ada pembaruan, maka semangat itu bisa stagnan," jelas Eri.

Eri juga menegaskan komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung kebutuhan PMI, termasuk sarana dan prasarana penunjang kegiatan kemanusiaan.Seperti peran para pembina PMI yang secara langsung membantu, termasuk penyediaan ambulans.

"PMI ini untuk kemanusiaan. Kolaborasi dengan Kampung Pancasila akan membantu menyampaikan kebutuhan darah, menggugah warga agar mau menjadi pendonor, dan memperkuat solidaritas kemanusiaan," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads