Luapan Bengawan Jero Rendam Jalan Raya Sukodadi-Paciran Lamongan

Luapan Bengawan Jero Rendam Jalan Raya Sukodadi-Paciran Lamongan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Rabu, 14 Jan 2026 17:08 WIB
Luapan Bengawan Jero Rendam Jalan Raya Sukodadi-Paciran Lamongan
Banjir di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim
Lamongan -

Banjir akibat luapan Bengawan Jero hingga kini masih merendam wilayah Lamongan. Tidak hanya merendam permukiman dan area persawahan, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan raya.

Salah satu ruas yang terdampak berada di Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng. Genangan air di lokasi tersebut membentang sepanjang sekitar 500 meter, tepatnya di depan Ponpes Matholiul Anwar, Simo, Desa Sungelebak.

"Iya mas, tergenang luapan sungai ini, ada kalau 500 meter," kata seorang warga, Safari, kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Safari, ketinggian air di ruas jalan tersebut mencapai sekitar 30 hingga 40 sentimeter, bahkan di beberapa titik mencapai 60 sentimeter. Banjir ini terjadi di ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Sukodadi dengan Kecamatan Paciran.

ADVERTISEMENT

"Sudah ada kalau seminggu mas," ujarnya.

Genangan banjir di depan Ponpes Matholiul Anwar membuat para santri dan pelajar harus melintasi air untuk beraktivitas. Mereka terlihat menyingsingkan pakaian agar tidak basah saat melintasi genangan.

Meski area pondok pesantren tidak sampai terendam, para santri tergerak membantu pengendara yang melintas. Mereka mendorong kendaraan yang mogok akibat banjir serta mengarahkan pengendara agar bisa melintas di jalur yang relatif aman.

Pengasuh Ponpes Matholiul Anwar Simo Sungelebak, Saifullah Abid, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut genangan banjir di depan pondok mengganggu aktivitas pembelajaran.

"Kegiatan belajar mengajar juga terganggu, terutama siswa yang dari Bengawan Jero," ungkap pria yang akrab disapa Gus Abid ini.

Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, pihak pondok berkoordinasi dengan santri, siswa, serta orang tua.

"Antar madrasah atau sekolah di lingkungan pondok Matholi'ul Anwar sudah berkoordinasi untuk menjemput mereka di titik-titik tertentu di sekitar Bengawan Jero," paparnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads