Apakah Isra Mikraj Dianjurkan Puasa?

Apakah Isra Mikraj Dianjurkan Puasa?

Fadya Majida Az-Zahra - detikJatim
Selasa, 13 Jan 2026 12:00 WIB
Apakah Isra Mikraj Dianjurkan Puasa?
Ilustrasi ibadah umat Islam. Foto: Freepik
Surabaya -

Isra Mikraj pada 2026 jatuh pada Jumat 16 Januari 2026 atau 27 Rajab 1447 Hijriah. Setiap tahun, muslim memperingati Isra Mikraj dengan berbagai cara, salah satunya berpuasa untuk mengenang peristiwa agung tersebut.

Isra Mikraj menjadi peristiwa penting dalam perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW menempuh perjalanan malam dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha, lalu naik menuju Sidratul Munthana. Pada momen tersebut turun perintah salat.

Lantas, bolehkah berpuasa saat peringatan Isra Mikraj? Mari simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa Itu Isra Mikraj?

Isra Mikraj merupakan peristiwa agung dalam ajaran Islam yang memiliki makna mendalam. Peristiwa ini menggambarkan pengalaman spiritual Nabi Muhammad SAW yang membawa banyak pelajaran dan hikmah, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi bagi umat Islam serta kehidupan secara luas.

Secara istilah, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah, menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara itu, Mikraj merujuk pada perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha atau langit ketujuh.

ADVERTISEMENT

Rangkaian peristiwa Isra Mikraj terjadi dalam satu malam dan menjadi momen yang sangat penting bagi umat Islam. Pada peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu dalam sehari semalam sebagai kewajiban utama umat Islam.

Hukum Puasa di Hari Isra Mikraj

Hari Isra Mikraj bertepatan pada tanggal 27 Rajab. Mengacu pada tulisan Zainuddin Lubis yang dimuat di NU Online, puasa pada bulan Rajab dinyatakan sah dan dibolehkan secara hukum Islam.

Hal ini sejalan dengan penjelasan Syekh Syatha ad-Dimyati dalam kitab I'anah at-Thalibin Jilid II halaman 307, yang menyebutkan bahwa waktu paling utama untuk melaksanakan puasa sunah setelah bulan Ramadan adalah pada bulan-bulan haram (asyhurul hurum). Urutannya dimulai dari bulan Muharam, kemudian Rajab, Zulhijah, Zulkaidah, dan diakhiri dengan bulan Syakban.

أفآل Ψ§Ω„Ψ΄Ω‡ΩˆΨ± Ω„Ω„Ψ΅ΩˆΩ… Ψ¨ΨΉΨ― Ψ±Ω…ΨΆΨ§Ω†: Ψ§Ω„Ψ§Ψ΄Ω‡Ψ± Ψ§Ω„Ψ­Ψ±Ω…. ΩˆΨ£ΩΨΆΩ„Ω‡Ψ§ Ψ§Ω„Ω…Ψ­Ψ±Ω…ΨŒ Ψ«Ω… رجب، Ψ«Ω… Ψ§Ω„Ψ­Ψ¬Ψ©ΨŒ Ψ«Ω… Ψ§Ω„Ω‚ΨΉΨ―Ψ©ΨŒ Ψ«Ω… Ψ΄Ω‡Ψ± Ψ΄ΨΉΨ¨Ψ§Ω†(فرع)

Artinya: (Cabang) Bulan-bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadhan adalah bulan-bulan haram. Bulan haram terbaik adalah Muharam, kemudian Rajab, kemudian Zulhijah, kemudian Zulkaidah, kemudian bulan Syakban.

Niat Puasa di Hari Isra Mikraj

Sesuai dengan penjelasan di atas, tidak ada puasa khusus yang dikerjakan untuk menyambut datangnya Isra Mikraj. Meskipun begitu, kita masih dapat menjalankan puasa sunah pada 27 Rajab 1446 H mendatang, yaitu dengan niat puasa sunah Senin. Kita juga dapat menggabungkan niatnya dengan puasa Rajab.

Menurut Farid Nu'man dalam buku Fiqih Praktis Sehari-hari, amalan atau ibadah yang mirip bisa diniatkan dua kali, misalnya salat sunah qabliyah bisa digabungkan niatkan dengan tahiyatul masjib. Begitu pula dengan puasa Senin dan Rajab yang bisa dilakukan bersamaan karena keduanya sama-sama sunah.

Al-Allamah as-Sayyid al-Bakri menjelaskan, jika puasa Senin jatuh bertepatan dengan puasa sunah lainnya seperti Rajab, maka niat untuk keduanya bisa digabungkan. Hal ini sah dan mendapatkan pahala ganda, seperti bersedekah kepada kerabat yang mendapat dua ganjaran sekaligus dari bersedekah dan silaturahmi.

Menukil Buku Pintar Agama Islam untuk Pelajar karya Muhammad Syukron Maksum, berikut niat puasa Rajab yang bisa dibacakan pada malam Isra Mikraj.

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω رَجَΨͺΩ’ Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©ΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma syahri rajab sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: Saya niat puasa bulan Rajab, sunah karena Allah ta'ala.

Tata Cara Puasa 27 Rajab

Pelaksanaan puasa Isra Mikraj pada 27 Rajab memiliki tata cara yang sama dengan puasa sunah dan wajib lainnya. Perbedaannya terletak pada niatnya. Untuk lebih jelas, berikut tata cara puasa 27 Rajab.

  • Membaca niat puasa sunah 27 Rajab Isra Mikraj pada malam hari hingga sebelum subuh.
  • Makan sahur sebelum memasuki waktu imsak.
  • Menahan diri dari perkara yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, dan perbuatan dosa lainnya.
  • Setelah berpuasa, muslim diperkenankan untuk segera berbuka setelah memasuki waktu magrib.

Doa Buka Puasa 27 Rajab

Muslim diperintahkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat waktu maghrib tiba sebagai mensyukuri nikmat Allah. Ada beberapa doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW. Berikut bacaan lengkapnya.

Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„ΩŽΨͺΩ’ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚Ω وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ِنْ شَاَؑ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω

Arab Latin: Dzahabazh-zhoma-u, wabtalatil-'uruqu, wa tsabatal-ajru, Insya Allah.

Artinya: Rasa dahaga telah pergi, kerongkongan telah basah, semoga ganjarannya tetap (di sisi-Nya) Insya Allah.

Atau bisa juga membaca doa berikut.

Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω‘ΩŽ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩ‰ Ψ±ΩΨ²Ω’Ω‚ΩΩƒΩŽ Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±Ω’Ψͺُ

Arab Latin: AllΓ’humma laka shumtu, wa 'alΓ’ rizqika afthartu.

Artinya: Ya Allah aku berpuasa karena-Mu dan berbuka atas karunia-Mu.

Amalan Sunah Saat Isra Mikraj

Peristiwa Isra Mikraj merupakan momen agung dalam sejarah Islam yang sarat makna spiritual dan pelajaran keimanan. Untuk mengenang dan menghayatinya, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan sunah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

1. Perbanyak Istighfar

Istighfar menjadi amalan utama saat Isra Mikraj karena peristiwa ini mengajarkan muhasabah dan taubat. Bacalah, Astaghfirullahal 'adzhiim alladzi laa ilaha illa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaih, sebanyak 100 kali setelah salat fardu, terutama subuh dan magrib tanggal 27 Rajab.

Amalan ini membersihkan dosa setahun terakhir sesuai esensi Isra Mikraj sebagai perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW menuju kesucian batin.

2. Puasa Sunah (Jika Bertepatan)

Puasa pada 27 Rajab hukumnya mubah, tetapi menjadi sunah jika bertepatan dengan puasa Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh. Niatnya dibaca malam sebelumnya sebagai berikut.

Arab Latin: Nawaitu shauma ghodi lil itsnain sunnatan lillahi ta'ala.

Sahur sunah dengan tiga kurma + air, buka dengan kurma + air putih. Hindari perayaan berlebihan agar tetap fokus ibadah, bukan pesta.

3. Memperbanyak Doa Khusus Isra Mikraj

Doa khusus Isra Mikraj memohon petunjuk dan kemudahan salat. Bacalah tiga kali setelah magrib untuk berkah perjalanan malam Nabi.

4. Zikir

Zikir mencerminkan kekaguman Nabi saat Mikraj. Total 109 kali, dilakukan setelah isya atau sebelum tidur, sambil duduk atau berbaring mengenang kenaikan Nabi Muhammad ke langit. Berikut bacaan zikir yang dianjurkan.

  • Subhanallahil 'Adziim 33x (Maha Suci Allah Maha Agung),
  • Alhamdulillah 33x (segala puji bagi Allah),
  • Allahu Akbar 33x (Allah Maha Besar), dan
  • Laa ilaha illallah 10x (tiada Tuhan selain Allah).

5. Salat Sunah

Salat sunah Rawatib 12 rakaat (sebelum dan sesudah Fardhu) adalah amalan paling utama karena Isra Mikraj menetapkan kewajiban salat lima waktu. Tambahkan salat duha pagi hari 2-8 rakaat. Malam harinya lakukan tahajud 8 rakaat, dan witir 1 rakaat. Ini menguatkan komitmen menjaga salat tepat Waktu.

Artikel ini ditulis Fadya Majida Az-Zahra, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.




(hil/irb)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads