Presidium Sesalkan Aremania Bully-Telanjangi Pria di Kota Batu

Presidium Sesalkan Aremania Bully-Telanjangi Pria di Kota Batu

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Senin, 12 Jan 2026 21:40 WIB
Presidium Aremania Ali Rifki
Presidium Aremania Ali Rifki (Foto: Istimewa)
Batu -

Ketua Presidium Aremania Muhammad Ali Rifki angkat bicara soal aksi bullying yang diduga dilakukan oknum suporter Arema FC atau Aremania terhadap seorang pemuda. Aksi tersebut diketahui terjadi di Alun-Alun Kota Batu.

Ali mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait aksi bullying yang videonya telah beredar di media sosial (medsos). Ia sangat menyesalkan ada tindakan bullying hingga menelanjangi korban.

Ia menegaskan, kekerasan dan perundungan bertolak belakang dengan nilai-nilai yang sedang dibangun Presidium Aremania. Menurutnya, organisasi saat ini tengah fokus melakukan pembenahan internal dan transformasi kultur suporter agar lebih positif dan bermartabat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Organisasi selalu mengkampanyekan untuk tidak melakukan rasisme dan bullying. Hal seperti ini seharusnya tidak punya tempat di tengah semangat kita untuk berbenah," tegas Ali saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (12/1/2026).

ADVERTISEMENT

Ia berharap agar insiden memalukan di Alun-Alun Kota Batu tersebut menjadi yang terakhir kalinya. Ali tidak ingin citra Aremania kembali tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Semoga ke depan tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini. Baik di Malang ataupun di kota-kota lainnya," pesannya.

Sementara itu, terkait dengan kasus bullying saat ini juga telah ditangani oleh pihak Polres Batu. Identitas korban yang berasal dari Sidoarjo juga telah dikantongi dan telah membuat laporan.

Kini polisi telah memburu para pelaku yang melakukan aksi perundungan tersebut.

Sebagai informasi, kasus viral ini bermula dari beredarnya video aksi bullying atau perundungan terhadap seorang pemuda yang diduga Bonek atau suporter Persebaya. Aksi tersebut terjadi di Alun-Alun Kota Batu.

Dalam video yang beredar, tampak korban yang dituduh sebagai Bonek, ditelanjangi dan di-bully puluhan orang yang diduga suporter Arema FC atau Aremania.

Para pelaku lantas memaksa korban untuk menyanyi. Tak hanya itu, celana dalam yang dikenakan korban juga sempat ditarik untuk direkam alat vitalnya.

"Ayo nyanyio deng gendeng, jare Persebaya, nek aku Bonek kon kate lapo (ayo nyanyi orang gila, katanya Persebaya, kalau aku Bonek kamu mau ngapain)," demikian suara para pelaku mengintimidasi dalam video.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads