Ngerinya Puting Beliung Berputar di Langit Tulungagung

Ngerinya Puting Beliung Berputar di Langit Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Sabtu, 10 Jan 2026 08:59 WIB
Ngerinya Puting Beliung Berputar di Langit Tulungagung
Puting beliung di Tulungagung/Foto: Istimewa
Tulungagung -

Sebuah video pusaran angin puting beliung di langit Kecamatan Ngunut, Tulungagung, viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat awan gelap membentuk ekor panjang yang berputar di langit, membuat warga panik.

Kejadian ini ternyata terjadi pada Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Fenomena alam yang terjadi secara tiba-tiba itu sempat menggegerkan warga sekitar, sebelum akhirnya pusaran angin menghilang tanpa sempat menyentuh permukaan tanah.

Meski tak menimbulkan kerusakan besar, kejadian tersebut menjadi perbincangan warganet karena tampilannya yang dramatis dan menegangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjelasan BMKG

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III BMKG Dhoho Lukman Soleh mengatakan, fenomena awan berekor atau puting beliung merupakan dampak dari pembentukan awan cumulonimbus yang masif akibat pemanasan suhu permukaan yang ekstrem pada siang hari.

ADVERTISEMENT

"Secara meteorologis, massa udara panas yang naik dengan cepat karena penguapan tinggi di puncak musim hujan bertemu dengan udara dingin di atmosfer, sehingga menciptakan ketidakstabilan udara yang memicu pusaran angin kencang dengan kecepatan tinggi dalam durasi singkat," kata Lukman.

Kejadian tersebut bersifat lokal, namun destruktif atau merusak. Masyarakat diimbau segera mencari perlindungan di tempat yang aman saat muncul fenomena puting beliung.

"Segera mencari bangunan kokoh jika melihat awan gelap pekat yang menjulang seperti kembang kol untuk menghindari risiko tertimpa material bangunan atau pohon tumbang," ujarnya.

Lukman mengaku, puting beliung di wilayah Ngunut tersebut tidak sempat terpantau BMKG Kediri, sebab radar cuaca Juanda tidak dapat diakses. Sementara itu radar cuaca di Ngawi tidak menjangkau wilayah Ngunut.

"Jadi sangat sulit untuk memonitornya. Namun, jika melihat dinamika atmosfer beberapa hari ini, memang sangat memungkinkan terjadinya angin puting beliung," jelasnya.

Kesaksian Warga

Salah seorang warga Ngunut, Wida mengatakan, kejadian tersebut terjadi secara cepat. Awan yang tadinya terang tiba-tiba berubah menjadi gelap.

"Kemudian hujan dengan angin yang lumayan kencang, sedangkan puting beliungnya itu sepertinya di wilayah sekitar Sumberejo Kulon atau sekitarnya," kata Wida.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Sudarmaji, membenarkan munculnya pusaran angin puting beliung di langit Kecamatan Ngunut.

"Tapi alhamdulillah puting beliungnya tidak sampai turun, beberapa saat sudah hilang di langit," kata Sudarmaji.

Meskipun demikian, dampak angin kencang yang terjadi darat sempat merobohkan pohon di ruas jalan di Desa Kalangan, Kecamatan Ngunut. "Dari laporan di Pusdalops BPBD Tulungagung hanya itu saja dan saat ini sudah teratasi," jelasnya.




(irb/hil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads