Bandara Internasional Juanda resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selama 21 hari pelaksanaan posko, bandara kebanggaan Jawa Timur itu melayani lebih dari 864 ribu penumpang.
Posko Nataru yang beroperasi sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2). Penutupan posko dilakukan pada Senin (5/1/2026).
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran operasional selama masa libur panjang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder bandara yang telah mendukung kelancaran posko terpadu angkutan udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan tetap terjaga sesuai program 3S+1C, sehingga kami dapat melayani hingga 864 ribu penumpang," ujar Tohir, Senin (5/1/2026).
Tohir menjelaskan, selama periode Nataru Bandara Juanda melayani 864.231 penumpang, atau mengalami kenaikan 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 858.109 penumpang.
Penumpang di Bandara Juanda saat libur Nataru Foto: Suparno Nodhor/ detikjatim |
Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan. Tercatat ada 5.923 penerbangan, naik 2,5 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5.779 pergerakan pesawat.
Tak hanya itu, selama libur Nataru sejumlah maskapai juga mengajukan penerbangan tambahan atau extra flight. Total pengajuan mencapai 292 penerbangan, dengan realisasi sebanyak 201 flight atau sekitar 69 persen.
"Extra flight paling banyak dilayani oleh Citilink sebanyak 122 penerbangan, Lion Air 70 penerbangan, dan Garuda Indonesia 9 penerbangan," jelas Tohir.
Adapun rute extra flight terbanyak meliputi Denpasar (DPS) dengan 107 penerbangan, Jakarta (CGK) 25 penerbangan, Banjarmasin (BDJ) 22 penerbangan, Pekanbaru (PKU) 18 penerbangan, hingga Kupang (KOE).
Untuk rute favorit selama libur Natal dan Tahun Baru, Jakarta (CGK) masih menjadi tujuan utama dengan 158.750 penumpang. Disusul Denpasar (DPS) sebanyak 96.234 penumpang dan Makassar (UPG) sebanyak 53.554 penumpang.
Sementara pada penerbangan internasional, rute Kuala Lumpur (KUL) menjadi yang terpadat dengan 46.241 penumpang, disusul Singapura (SIN) sebanyak 40.464 penumpang.
"Kami bersyukur meski jumlah penumpang dan pergerakan pesawat cukup tinggi, standar pelayanan tetap terjaga. Semua kondisi di lapangan dapat diselesaikan dengan baik berkat sinergi seluruh pihak," pungkas Tohir.
Bandara Internasional Juanda pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa bandara.
(ihc/hil)












































