PKL Alun-Alun Kota Batu Full Senyum saat Libur Nataru

PKL Alun-Alun Kota Batu Full Senyum saat Libur Nataru

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Senin, 05 Jan 2026 23:30 WIB
PKL Alun-Alun Kota Batu Full Senyum saat Libur Nataru
Situasi ramai di kawasan PKL Alun-Alun Kota Batu saat libur Nataru (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Batu -

Alun-Alun Kota Batu menjadi salah satu magnet utama wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Para pedagang kaki lima (PKL) resmi di kawasan tersebut juga turut merasakan manisnya berkah liburan dengan adanya lonjakan pengunjung.

Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Batu Puspita Herdysari mengakui bahwa kondisi di lapangan selama periode Nataru terpantau lumayan ramai. Antusiasme masyarakat untuk menghabiskan waktu di Alun-Alun atau pusat Kota Batu sangat tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan bahwa selama periode Nataru, puncak keramaian terjadi pada 24 Desember 2025 dan kembali mencapai titik tertingginya pada tanggal 1 serta 2 Januari 2026. Sedangkan pada 25-31 Desember 2025 terbilang tidak terlalu ramai.

"Kalau tanggal 25-31 Desember 2025 itu memang meningkat untuk keramaiannya, cuman tidak signifikan. Kalau dibilang sama seperti malam minggu pada umumnya," ujar Puspita saat dihubungi detikJatim melalui sambungan telepon pada Senin (5/1/2026).

ADVERTISEMENT

Puspita mengatakan bahwa tren kunjungan di Alun-Alun Kota Batu ini juga sangat terpengaruh oleh faktor cuaca. Ia pun mencontohkan, momen puncak liburan di tanggal 3 dan 4 Januari 2026 menjadi sepi karena hujan mengguyur Kota Batu cukup lama.

"Ya tapi kalau secara keseluruhan selama periode Nataru bisa dibilang cukup ramai," kata dia.

Meski telah panen pembeli, para pedagang mengeluhkan adanya PKL liar yang menjamur di trotoar Alun-Alun Kota Batu. Keberadaan pedagang yang tidak terdata ini cukup berdampak pada distribusi omzet para pedagang resmi di tengah kondisi ekonomi yang dirasa belum sepenuhnya stabil.

"Kalau masalah PKL liar ini kami tidak berharap apa-apa. Yaa cuman saya kembalikan ke Pemerintah Kota Batu, kalau memang di kawasan Alun-Alun Kota Batu ada area steril pedagang dan temuan PKL liar ini perlu di tindak ya monggo baiknya gimana," tandasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads