Hari Pertama Sekolah, Siswa SMPN 6 Sampang Langsung Disambut Banjir

Hari Pertama Sekolah, Siswa SMPN 6 Sampang Langsung Disambut Banjir

Kamaluddin - detikJatim
Senin, 05 Jan 2026 10:28 WIB
Banjir di SMPN 6 Sampang
Banjir di SMPN 6 Sampang/Foto: Kamaluddin/detikJatim
Sampang -

Hari pertama masuk sekolah usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), siswa SMP Negeri 6 Sampang langsung disambut banjir. Aktivitas belajar mengajar di SMP Negeri 6 Sampang pun terpaksa ditiadakan karena seluruh ruang kelas masih terendam luapan Sungai Kemuning sejak Minggu siang.

Pantauan detikJatim, ruang kelas pun tergenang air setinggi sekitar 30 sentimeter.

Kepala SMP Negeri 6 Sampang Nur Fatmawati mengatakan, hampir seluruh ruang kelas terdampak banjir. Hanya beberapa ruangan yang tidak tergenang karena posisinya lebih tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hanya ruang lab komputer dan ruang seni saja yang tidak masuk karena tempatnya tinggi. Untuk 9 kelas dan 7 ruangan lainnya masuk," kata Nur Fatmawati, Senin (5/1/2026).

ADVERTISEMENT

Akibat kondisi tersebut, tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pihak sekolah menggantinya dengan kerja bakti membersihkan ruang kelas dari lumpur sisa banjir. Nur Fatmawati menyebut sekolah tersebut memang kerap menjadi langganan banjir.

"Di sini (sekolah) bisanya banjir itu masuk duluan dan surut belakangan," ujarnya.

Meski sekolah masih tergenang, sebagian siswa tetap datang untuk membantu membersihkan ruang kelas bersama para guru. "Siswa yang rumahnya tidak kebanjiran masuk sekolah untuk membantu guru bersih bersih," tandasnya.

Di saat bersamaan, Kapolres Sampang AKBP Hartono turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sekolah yang masih terendam banjir. Melihat banyaknya ruang kelas yang terdampak, Kapolres langsung memerintahkan anggotanya untuk membantu siswa membersihkan kelas.

"Tolong segera kerahkan anggota ke sini untuk ikut membantu siswa bersih bersih kelas," kata Kapolres saat memerintahkan anggotanya menuju SMP Negeri 6.

Dari pantauan di lokasi, AKBP Hartono tampak tanpa canggung ikut mengepel lantai dan mengangkat bangku kelas. Tak berselang lama, puluhan anggota Samapta dan Satlantas tiba di lokasi dan berbaur dengan siswa serta guru membersihkan ruang kelas.

"Saya melihat segelintir siswa yang masuk membersihkan kelas, katanya siswa yang lain tidak masuk karena rumahnya kebanjiran. Untuk itu saya berinisiatif membantunya agar proses bersih bersih bisa cepat dan proses belajar mengajar bisa segera berjalan normal kembali," tandasnya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, menyatakan banjir di wilayah tersebut sudah mulai surut, meski masih ada genangan di beberapa titik.

"Jalan Raya Panggung sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat meski masih ada sedikit genangan," ujarnya.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads