Sambat Warga Simo Kalangan Surabaya Jadi Langganan Banjir Sejak 2014

Sambat Warga Simo Kalangan Surabaya Jadi Langganan Banjir Sejak 2014

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 21:28 WIB
Banjir di Simo Kalangan Surabaya surut meski demikian warga mengeluh karena sudah jadi langganan sejak tahun 2014
Banjir di Simo Kalangan Surabaya surut meski demikian warga mengeluh karena sudah jadi langganan sejak tahun 2014 (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Banjir di kawasan Simo Kalangan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya karena hujan deras sudah surut. Warga mengeluh sebab banjir sudah jadi langganan sejak tahun 2014.

Dari pantauan derikJatim, pukul 20.30 WIB air banjir sudah surut. Sebelumnya banjir mencapai lutut atau paha orang dewasa. Beberapa mobil PMK pun masih ada di lokasi untuk menyedot sisa-sisa air banjir.

Salah satu pedagang di Pasar Simo Kalangan, Siti (40) mengatakan, banjir akibar hujan lebat hari ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB lebih. Banjir bertahan sampai pukul 20.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jam 8-an surut Langganan banjir memang di sini, kalau hujan langsung banjir," kata Siti kepada detikJatim, Minggu (4/1/2025).

ADVERTISEMENT

"Banjir paling tinggi sepaha orang dewasa. Kawasan Simo Kalangan yang paling parah," tambahnya.

Menurutnya, banjir di Simo Kalangan terjadi sejak sungai dirubah menjadi jalan. Pembangunan tersebut sejak tahun 2014, dampaknya banjir menyerang perkampungan.

Meski banjir, airnya pun juga cepat surut, apalagi sejak dibantu mobil PMK yang menyedot air banjir. Meski demikian, warga berharap fungsi sungai dikembalikan.

"Harapannya dikembalikan kayak dulu, nggak banjir, nggak menyusahkan warga, mulai sungai dibangun jalan air masuk ke warga," harapnya.

Sebelumnya, hujan lebat sejak sore hingga malam di Surabaya menyebabkan banjir. Salah satunya di Kawasan Simo Kalangan. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Berdasarkan video di medsos memperlihatkan banjir setinggi lutut orang dewasa. Pemkot Surabaya pun melakukan penyedotan air banjir agar segera surut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, pihaknya menerjunkan mboil penyedot air untuk mengatasi banjir di Simo Kalangan.

"Kita kerahkan mobil damkar, mobil pompa kita (DSDABM), dan mobil tangki DLH melakukan penyedotan (air banjir), ini kita keliling," kata Hidayat kepada detikJatim, Minggu (4/1/2026).



(dpe/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads