Pemprov Jatim Awali 2026 Tuai Penghargaan dari BPH Migas

Pemprov Jatim Awali 2026 Tuai Penghargaan dari BPH Migas

Faiq Azmi - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 17:10 WIB
Pemprov Jawa Timur mendapat penghargaan dari BPH Migas
Pemprov Jawa Timur mendapat penghargaan dari BPH Migas Foto: Istimewa
Surabaya -

Mengawali 2026, Pemprov Jatim mensyukuri berbagai capaian kinerja sepanjang 2025. Di penghujung tahun lalu Pemprov Jatim menorehkan prestasi positif di sektor energi dengan menerima penghargaan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Penghargaan itu diberikan atas peran aktif Pemprov Jatim dalam penerbitan Surat Rekomendasi pembelian Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) melalui Aplikasi XStar BPH Migas.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan BPH Migas. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil sinergi kuat antara Pemprov Jatim, BPH Migas, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Timur dalam memastikan kebijakan energi nasional berjalan optimal di daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur atas komitmen dan kerja samanya dalam implementasi Aplikasi XStar BPH Migas. Penghargaan ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat pengawasan dan tata kelola penyaluran BBM bersubsidi agar benar-benar tepat guna dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang berhak menerima," ujarnya.

Khofifah menjelaskan, Jawa Timur adalah provinsi dengan aktivitas ekonomi dan sektor produktif yang tinggi sehingga kebutuhan energi di wilayah ini juga sangat besar. Pada tahun 2025, BPH Migas menetapkan kuota BBM untuk Jawa Timur sebesar 2.715.689 kiloliter (KL) untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) dan 4.358.878 KL untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).

ADVERTISEMENT

Hingga saat ini, realisasi penyaluran tercatat mencapai 2.240.737 KL untuk JBT dan 3.212.481 KL untuk JBKP. Tingginya kebutuhan BBM tersebut, lanjut Khofifah, harus diimbangi dengan pengelolaan dan pengawasan yang cermat agar penyalurannya tetap akuntabel dan tidak melenceng dari sasaran.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong digitalisasi penerbitan Surat Rekomendasi pembelian BBM bersubsidi melalui Aplikasi XStar BPH Migas. Implementasi sistem digital ini dilakukan melalui koordinasi intensif, pendampingan teknis, serta tindak lanjut berkelanjutan kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur.

"Melalui penguatan pengawasan dan pemanfaatan sistem digital, kami ingin memastikan penyaluran BBM bersubsidi tidak melenceng dari sasaran. Dengan tata kelola yang akuntabel, subsidi energi dapat benar-benar memberikan keadilan dan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Selain pemanfaatan sistem digital, Khofifah menegaskan sinergi antara Pemprov Jatim dan BPH Migas menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan BBM bersubsidi bagi petani, nelayan, serta sektor-sektor sosial lainnya. Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan 38 pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan Aplikasi XStar secara menyeluruh.

"Sinergi lintas level pemerintahan ini memastikan keamanan pasokan, keandalan stok, serta transparansi penyaluran BBM bersubsidi di seluruh wilayah Jawa Timur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat yang berhak," ucapnya.

Di akhir, Khofifah kembali menegaskan komitmen Jawa Timur dalam mendukung kebijakan nasional di sektor energi, khususnya dalam pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM serta pengangkutan gas bumi di sektor hilir.

"Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendukung program ketahanan energi nasional melalui penguatan pengawasan penyediaan dan pendistribusian BBM serta pengangkutan gas bumi di sektor hilir. Dengan tata kelola yang akuntabel dan sinergi lintas level pemerintahan, kami memastikan ketersediaan energi yang berkeadilan bagi masyarakat," pungkasnya.

Penghargaan tersebut diterima oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Kepala Dinas ESDM Jawa Timur Aris Mukiyono bersama Kepala Bidang EBT Rendy Herdijanto dalam acara Apresiasi BPH Migas 2025 di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads