Balita Pasuruan yang Hilang dari Ruang Tamu Ditemukan di Pantai

Balita Pasuruan yang Hilang dari Ruang Tamu Ditemukan di Pantai

Muhajir Arifin - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 11:40 WIB
Balita Pasuruan yang Hilang dari Ruang Tamu Ditemukan di Pantai
Penemuan jenazah Balita di Pasuruan. (Foto: Istimewa)
Pasuruan -

Balita berusia 1,5 tahun asal Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang sebelumnya dilaporkan hilang secara misterius, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Balita bernama El Barra Zavian Mavendra itu ditemukan di pesisir Pantai Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan setempat bernama Syaiful saat hendak melaut pada Minggu (4/1/2026) pagi. Saat itu, Syaiful melihat jasad anak laki-laki mengenakan setelan baju dan celana warna putih dengan kombinasi garis merah dan biru tergeletak di pantai.

"Saya langsung melaporkan ke polisi (Polair Pasuruan)," terang Syaiful.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat laporan tersebut, petugas Polair dan BPBD Kota Pasuruan segera melakukan evakuasi. Jenazah kemudian diidentifikasi oleh Unit Inavis Polres Pasuruan Kota.

"Dipastikan merupakan mayat dari El Barra Zavian Mavendra, usia 1,5 tahun, alamat Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, yang hilang kemarin," ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi.

ADVERTISEMENT
Balita di Pasuruan yang Hilang dari Ruang Tamu Ditemukan Meninggal di PantaiBalita di Pasuruan yang Hilang dari Ruang Tamu Ditemukan Meninggal di Pantai Foto: Istimewa

Sekitar pukul 08.30 WIB, jenazah El Barra Zavian Mavendra dibawa ke RSUD Soedarsono Kota Pasuruan untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, balita tersebut dilaporkan hilang dari ruang tamu rumahnya saat sang ibu meninggalkannya sejenak untuk mengambil makanan. Peristiwa itu sontak menggegerkan warga sekitar.

Kejadian bermula pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, ketika El Barra berada di ruang tamu bersama ibunya, Farha Wildatul Warha (17). Saat itu, kondisi cuaca sedang hujan deras.

Sekitar pukul 16.30 WIB, ibu korban meninggalkan anaknya untuk mengambil makanan dengan memastikan seluruh pintu rumah telah terkunci. Namun, selang kurang lebih lima menit, ia kembali ke ruang tamu dan mendapati anaknya sudah tidak berada di tempat.

Ibu korban kemudian mengecek kondisi sekitar rumah dan mendapati pintu depan sudah dalam keadaan terbuka. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian dan BPBD.

Kepada petugas, orang tua korban mengindikasikan kemungkinan anaknya terperosok ke dalam gorong-gorong yang alirannya menuju Sungai Gembong. Sungai tersebut merupakan lokasi korban diduga hanyut dan bermuara di pesisir utara Kota Pasuruan.




(ihc/ihc)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads