Penyambutan kepulangan Valen Akbar, warga Pamekasan yang viral usai mengikuti ajang dangdut nasional, menyedot perhatian luar biasa dari masyarakat. Ribuan penonton memadati Stadion Pamekasan sejak pagi hari, meski sang idola belum tiba di lokasi hingga siang hari.
Konser penyambutan kepulangan Valen ke kampung halamannya telah dipersiapkan secara matang dan dipusatkan di Stadion Pamekasan secara gratis. Antusiasme warga Madura, bahkan dari luar kota, tampak membludak sejak pintu stadion belum dibuka.
Saat pintu masuk akhirnya dibuka, massa penonton langsung berdesakan untuk masuk ke area stadion. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah penonton terjatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, beberapa pedagang asongan yang berada di sekitar pintu masuk turut menjadi korban dorong-mendorong hingga dagangan mereka berhamburan dan tidak sempat diselamatkan.
Valen dijadwalkan tampil sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, penyambutan kepulangannya sempat menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.
Hal tersebut berkaitan dengan penerapan aturan kearifan lokal. Setelah melalui pembahasan dengan berbagai pihak, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mengeluarkan 11 aturan yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan penyambutan dan konser Valen.
Di antaranya tidak dicampur aduk penonton perempuan dan laki-laki, lagu yang dibawakan bernuansa Islami, serta penampilannya yang sopan.
Penyambutan fenomenal ini diketahui mendapat dukungan dari CEO Bawang Mas Grup, Haji Khairul Umam atau yang akrab disapa H. Her.
"Valen adalah anak muda berbakat yang butuh bimbingan dan apresiasi. Kepulangannya ke daerah asal patut kita sambut, namun tetap harus memperhatikan kearifan lokal dan saran para ulama," ujar H. Her, Kamis (1/1/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, panitia telah melakukan penataan ruang penonton dengan memberikan sekat pemisah. Penonton pria dan wanita dipisahkan menggunakan pagar guna menjaga ketertiban dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
Saat ini, Valen dikabarkan masih berada di Surabaya untuk bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Setelah itu, Valen dijadwalkan langsung menuju Pamekasan untuk tampil di stadion yang telah dipadati ribuan penggemarnya.
Pemerintah kabupaten Pamekasan sendiri kini telah menyiapkan sejumlah mobil ambulan dan menyiagakan mobil damkar untuk mengantisipasi penonton dehidrasi maupun pingsan.
"Sudah disediakan Ambulance 3, damkar sudah stand by di lokasi," terang PJ Sekda Pamekasan, Taufik.
(ihc/hil)











































