Waspada Cuaca Ekstrem Saat Awal Tahun di Jatim

Waspada Cuaca Ekstrem Saat Awal Tahun di Jatim

Aprilia Devi - detikJatim
Kamis, 01 Jan 2026 09:00 WIB
Waspada Cuaca Ekstrem Saat Awal Tahun di Jatim
Ilustrasi hujan di Surabaya/Foto: Tim detikJatim
Surabaya -

BMKG mengingatkan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem awal tahun ini, tepatnya pada 1-10 Januari 2026. Cuaca ekstrem ini dapat berupa hujan sedang hingga lebat yang bisa memicu bencana hidrometeorologi.

Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan mengatakan, saat ini beberapa wilayah di Jatim diprakirakan sudah memasuki musim hujan.

Selain itu, potensi cuaca ekstrem juga timbul akibat aktifnya monsun Asia serta beberapa pemicu lainnya, termasuk adanya gangguan gelombang atmosfer Low Frequency dan MJO (Madden Julian Oscillation) yang akan melintasi wilayah Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil juga turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif," jelas Taufiq, Kamis (1/1/2026).

ADVERTISEMENT

Hal tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang.

Adapun wilayah yang harus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini meliputi Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, serta Kabupaten Kediri.

Kemudian Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi , Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya di Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, juga Kabupaten Ngawi.

Berikutnya di Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan.

Terakhir, Kabupaten Sumenep, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, Kota Batu pun harus waspada.

Terkait potensi cuaca ekstrem awal tahun ini, BMKG mengimbau agar masyarakat maupun pemerintah waspada terhadap perubahan cuaca mendadak selama 10 hari ke depan.

Bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, hingga berkurangnya jarak pandang juga harus diwaspadai. Terutama di wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau tebing.

Taufiq mengimbau masyarakat mengikuti informasi terkini dari BMKG sebelum beraktivitas.

"Masyarakat dapat memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website serta informasi peringatan dini 3 harian serta peringatan dini setiap 2-3 jam ke depan yang dibagikan BMKG Juanda," imbaunya.




(irb/hil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads