Ratusan warga Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menggelar doa bersama dan menyalakan 1.000 lilin. Kegiatan ini untuk menyambut Tahun Baru 2026 sekaligus mendoakan korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (31/12/2025) malam.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Girang itu dimulai pukul 19.45 WIB dan dihadiri sekitar 300 warga, tokoh masyarakat, serta jajaran Polsek Balongbendo.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian masyarakat terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana alam, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui doa bersama dan 1.000 lilin ini, kami ingin mengajak masyarakat menyambut tahun baru dengan cara yang lebih bermakna, penuh empati, serta mendoakan para korban bencana agar diberikan kekuatan," ujar Sugeng kepada detikJatim, Rabu (31/12/2025).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan imbauan kepolisian agar masyarakat tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan.
"Kami mengapresiasi warga Wonokupang yang memilih kegiatan doa bersama. Selain lebih khidmat, juga membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," imbuhnya.
Dalam kegiatan itu turut hadir Iptu Fujul, bersama Iptu Rohman selaku Kanit Intelkam, Ipda Ferry Kanit Reskrim, serta Aipda Sugeng H selaku Bhabinkamtibmas Desa Wonokupang.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua RW 05 Wonokupang, Herwanto, yang mengajak warga menjadikan doa bersama sebagai wujud kepedulian dan harapan agar dijauhkan dari bencana di masa mendatang. Doa kemudian dipimpin oleh Ustadz Sodikin.
Sekitar pukul 20.10 WIB, kegiatan berakhir dengan aman dan lancar. "Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga, karena keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama," pungkas Sugeng.
(auh/dpe)











































