Hujan mengguyur sebagian besar wilayah Kota Malang menjelang pergantian tahun baru. Pemkot Malang mengimbau masyarakat merayakan tahun baru dengan sederhana dan doa.
Pantauan detikJatim, Rabu (31/12/2025) pukul 19.30 WIB, hujan hampir merata mulai pinggiran Kota Malang hingga jantung kota. Kawasan Balai Kota Malang hingga Alun-alun juga diguyur hujan.
Begitu juga dengan kawasan Kayutangan Heritage, biasanya ramai oleh masyarakat terpantau lenggang karena hujan deras turun di wilayah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan deras mulai mengguyur wilayah Kota Malang sejak pukul 15.30 WIB hingga malam ini.
Pemerintah Kota Malang sendiri meniadakan kemeriahan pergantian tahun baru dan mengganti dengan gelaran doa bersama yang digelar di lima kecamatan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian tahun baru dengan sederhana dan lebih mengedepankan introspeksi diri.
Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati atas terjadinya sejumlah bencana alam di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Menurut Wahyu, euforia pergantian tahun tetap diperbolehkan, namun harus dilakukan secara wajar dan tidak berlebihan.
Namun momentum tahun baru, lanjut Wahyu, seharusnya menjadi waktu untuk melakukan evaluasi diri dan memperbanyak doa agar ke depan menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik
"Euforia silakan, tetapi yang sewajarnya. Akan lebih pantas jika kita sama-sama melakukan introspeksi dan evaluasi diri, serta memperbanyak panjatan doa," ujar Wahyu.
(auh/hil)











































