Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menyiapkan langkah antisipatif untuk mengatasi potensi lonjakan sampah selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala DLHK Sidoarjo, Bahrul Amig menyebut, konsumsi masyarakat diperkirakan meningkat pada periode libur akhir tahun, sehingga produksi sampah juga berpotensi bertambah.
"Konsumsi masyarakat relatif naik saat Nataru. Ada kemungkinan sampah juga meningkat, tapi perkiraannya hanya sekitar 10 persen," ujar Bahrul Amig saat ditemui detikJatim, Selasa (30/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DLHK telah memetakan sejumlah titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian dan rawan penumpukan sampah. Dua rest area di ruas tol, baik arah Surabaya menuju Malang maupun sebaliknya, menjadi prioritas utama. Pada lokasi tersebut akan ditempatkan belasan petugas kebersihan yang bekerja sama dengan pengelola rest area.
Selain rest area, kawasan bundaran Cito dan area sekitar Alun-alun Sidoarjo juga mendapat perhatian khusus, terutama pada malam pergantian tahun. Titik tersebut diperkirakan menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat.
"Semua titik yang berpotensi ramai sudah kami petakan. Setelah warga bubar, petugas DLHK akan langsung gerak cepat untuk melakukan pembersihan, tanggal 1 Januari 2026 pagi semua lokasi yang sudah dipetakan dalam kondisi bersih, zero dari sampah," tegasnya.
Bahrul menambahkan, pihaknya juga telah menerima arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan timbulan sampah saat malam pergantian tahun. DLHK mengklaim telah menyiapkan skema penanganan sejak dini agar tidak terjadi penumpukan yang berlarut.
"Antisipasi sudah kami siapkan mulai dari fasilitas umum hingga rest area. Targetnya, tidak terjadi ledakan sampah di puncak malam tahun baru karena semuanya sudah kami siapkan secara matang," ujarnya.
Dengan dukungan petugas kebersihan dan koordinasi lintas pihak, DLHK optimistis penanganan sampah selama Nataru dapat berjalan lancar dan terkendali. Pemkab Sidoarjo berharap perayaan pergantian tahun dapat berlangsung tertib dengan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan.
(irb/hil)











































