Mahasiswi Asal Jember Tewas Akibat Lubang Jalan di Singaraja-Gilimanuk

Kabar Daerah

Mahasiswi Asal Jember Tewas Akibat Lubang Jalan di Singaraja-Gilimanuk

Made Wijaya Kusuma - detikJatim
Jumat, 26 Des 2025 23:01 WIB
Mahasiswi Asal Jember Tewas Akibat Lubang Jalan di Singaraja-Gilimanuk
Polisi melakukan olah TKP Kecelakaan di Jalan Singaraja–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Kamis (25/12/2025). (Istimewa/dok. Polres Buleleng)
Jember -

Libur Natal berubah menjadi duka. Seorang mahasiswi asal Jember, Jawa Timur, tewas setelah sepeda motor yang dia kendarai hilang kendali akibat melintasi jalan berlubang di jalur utama Singaraja-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Kecelakaan maut itu terjadi pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 15.00 Wita. Korban diketahui bernama Dea Putri Alfida (27). Saat kejadian, Dea mengendarai motor Honda Beat bernomor polisi P 5948 KD dari arah timur menuju barat.

Motor korban mendadak oleng setelah menghantam jalan berlubang. Dea pun terjatuh keras ke badan jalan dan mengalami luka berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa tersebut baru dilaporkan ke polisi sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 16.00 Wita. Unit Laka Lantas Polsek Gerokgak langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan Dea sempat mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

"Korban melaju dari arah timur ke barat. Saat di TKP, kendaraan melintasi jalan berlubang sehingga pengendara kehilangan kendali dan terjatuh. Korban mengalami luka berat dan sempat dirawat di Puskesmas Melaya II, namun dinyatakan meninggal dunia," kata Yohana, Jumat (26/12/2025).

Yohana menambahkan, saat kecelakaan terjadi Dea diketahui telah mengenakan helm. Namun, benturan keras saat terjatuh menyebabkan cedera fatal.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

"Kesimpulan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengendara mengalami out of control saat melintasi jalan berlubang. Kami mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur rawan dan kondisi jalan yang tidak mulus," pungkasnya.

Artikel ini sudah tayang di detikBali. Baca selengkapnya di sini.




(ihc/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads