Rais Aam PBNU Maafkan Gus Yahya yang Pernah Undang Peter Berkowitz

Rais Aam PBNU Maafkan Gus Yahya yang Pernah Undang Peter Berkowitz

Andhika Dwi - detikJatim
Kamis, 25 Des 2025 19:38 WIB
Rais Aam PBNU Maafkan Gus Yahya yang Pernah Undang Peter Berkowitz
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bertemu dengan RAIS Aam KH Miftachul Akhyar di Ponpes Lirboyo Kediri (Foto: Dok. Istimewa)
Kediri -

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar akhirnya bertemu di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri. Dalam kesempatan itu, Kiai Mifta memaafkan Gus Yahya yang pernah mengundang Peter Berkowitz dalam kegiatan Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU).

Hal ini diungkapkan Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Mohammad Nuh yang turut hadir dalam pertemuan. Prof Nuh menyebut, Rais Aam dan Wakil Rais Aam menyampaikan sikap kebesaran jiwa dengan memberikan maaf atas permohonan maaf Ketua Umum PBNU yang tidak cermat dan ceroboh karena telah mengundang Peter Berkowitz.

Prof Nuh menambahkan pemberian maaf merupakan bagian dari tradisi NU. Terutama yang selalu mengedepankan akhlak, tabayun, dan penyelesaian masalah secara arif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semangat yang dibangun adalah kebersamaan dan menjaga keutuhan organisasi," kata Prof Nuh dalam keterangannya yang diterima detikJatim, Kamis (25/12/2025).

ADVERTISEMENT

PBNU berharap, lanjut Prof Nuh, seluruh warga Nahdliyin dan jajaran kepengurusan di semua tingkatan dapat menjaga suasana kondusif serta mempercayakan proses organisasi kepada mekanisme yang telah disepakati bersama.

Sebagaimana diketahui, nama Peter Berkowitz ramai menjadi perbincangan usai muncul sebagai pembicara di Universitas Indonesia. Masyarakat kemudian memprotesnya mengingat latar belakang Berkowitz yang sangat vokal mendukung genosida Israel terhadap Palestina.

Bahkan dari beberapa artikel yang ditulisnya, Berkowitz menilai penjajahan Israel terhadap Palestina merupakan hak untuk membela diri. Tidak hanya itu, ia juga mengusulkan pemindahan warga Gaza ke Sinai yang berada dalam wilayah Mesir.

Sementara kaitannya denganPBNU, PeterBerkowitz diundang untuk menjadi salah satu narasumber dalam Akademi Kepemimpinan Nasional Nahdlatul Ulama (AKN NU).

AKN NU adalah kaderisasi tertinggi PBNU yang diikuti oleh puluhan peserta terpilih dan menghadirkan narasumber internasional. Tujuannya agar kader-kader terbaik NU memahami peta geopolitik global dan mampu menavigasi arah perjuangan NU ke depan,

AKN NU dirancang sebagai program intensif untuk mencetak pemimpin masa depan NU di level nasional. Para peserta akan dibekali pengetahuan strategis mengenai aktor global, kawasan penting dunia, hingga isu-isu internasional yang relevan bagi posisi Indonesia dan NU dalam konstelasi global.




(abq/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads