Kepolisian menyiagakan tim urai mengantisipasi kemacetan atau kepadatan arus lalu lintas di Kota Batu saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Puluhan personel bersiaga di pos pengamanan yang tersedia.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim mengatakan bahwa ada sebanyak 21 personel tim urai yang disiagakan tiap hari secara bergantian. Personel juga akan melakukan patroli dan memantau titik-titik rawan macet.
"Tim urai ini juga melaksanakan patroli di kawasan trouble spot, blind spot rawan laka, obyek vital serta obyek wisata," kata Kevin kepada detikJatim, Rabu (24/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain memantau lalu lintas, harapannya dengan patroli ini mengurangi pelanggaran lalu lintas oleh pengguna jalan ataupun wisatawan yang menggunakan jalan," sambungnya.
Kevin menyampaikan, pemantauan arus lalu lintas terus dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kepadatan selama libur Nataru. Baik pemantauan secara langsung dijalan, maupun data okupansi hotel dan exit tol Singosari.
"Jadi kami sudah menyiapkan skema-skema yang akan dilakukan ketika mulai ada peningkatan volume lalu lintas. Seperti pengaturan manual di simpang-simpang dan pemasangan water barrier," ujarnya.
"Kemudian, ketika kepadatan arus lalu lintas sudah pada titik tertentu, kami akan memberlakukan sistem pasang surut maupun one way atau satu arah," sambungnya.
Dua skema itu adalah sistem pasang surut dan sistem satu arah atau one way. Sistem pasang surut ini adalah pengaturan rekayasa dengan pola dua naik dan satu turun.
Jadi empat jalur yang sebelumnya digunakan untuk dua kendaraan naik ke arah Kota Batu dan dua lagi turun dari Kota Batu akan dirubah jadi tiga kendaraan naik dan satu turun.
"Sistem ini dijalankan mulai simpang tiga pendem sampai Simpang tiga Jalan Dewi Sartika," ujar Kevin.
Sementara itu, untuk sistem one way ketika diterapkan, pengendara dari arah Malang maupun Surabaya yang mau melewati Pertigaan Pendem akan diarahkan melalui Jalan Ir Soekarno.
Sebagai informasi, Pertigaan Pendem adalah jalur pertemuan wisatawan dari arah Surabaya ke Kota Batu atau dari Kota Malang menuju Kota Batu dan sebaliknya.
Saat one way diberlakukan untuk kendaraan dari Kota Batu yang hendak ke Jalan Ir Soekarno akan dibelokkan melalui jalur alternatif.
Bagi pengendara dari Kota Batu ke Surabaya dilewatkan jalur alternatif Jalan Wukir samping Batos. Kalau pengendara dari Kota Batu menuju Kota Malang bisa melalui Jalan Oro-Oro Ombo.
(auh/abq)











































