100 Lansia di Kota Pasuruan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

100 Lansia di Kota Pasuruan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Muhajir Arifin - detikJatim
Kamis, 11 Des 2025 22:45 WIB
Bacak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada lansia di Kota Pasuruan
Bacak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada lansia di Kota Pasuruan (Foto: Dok. Istimewa)
Pasuruan -

Sebanyak 100 warga lanjut usia (lannsia) di Kota Pasuruan menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Mereka antusias menerima bantuan tersebut.

Becak listrik disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional langsung kepada 100 penerima di Pendopo Surga Surgi, kompleks rumah dinas Wali Kota Pasuruan, Kamis (11/12/2025) pukul 15.30 WIB. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Wakil Ketua Yayasan Solidaritas Nasional Nanik S. Deyang hadir dalam penyaluran becak.

Wali Kota Adi Wibowo meminta para penerima memanfaatkan dengan baik bantuan yang diberikan. Ia berpesan agar becak tersebut tidak dijual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini untuk membantu bapak-bapak tukang becak yang sudah lansia. Saya tekankan, ini bantuan dari presiden, jangan sampai dijual lho, ya," ujar Adi.

ADVERTISEMENT

Pemkot, kata Adi, sempat membahas keberadaan becak listrik karena belum ada regulasi yang mengatur penggunaannya di Kota Pasuruan. Ia menilai aturan baru perlu disusun agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, sehingga asas keadilan dapat dirasakan

"Jangan sampai nanti masyarakat bingung, becak listrik boleh beroperasi tapi bentor tidak. Kami harus merumuskannya dengan asas keadilan, " tambahnya.

Para penerima merupakan tukang becak yang sudah belasan hingga puluhan tahun bekerja sebagai pengayuh becak. Mereka sangat antusias menerima becak listrik.

Hermala (69) tukang becak asal Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugulkidul, mengaku bekerja sebagai penarik becak sejak masih muda. Dari pekerjaan itu, ia membesarkan tiga anaknya.

"Tapi sekarang sudah jarang-jarang narik sudah nggak kuat ngengkol (mengayuh). Sekarang dapat becak listrik, semangat lagi," katanya.

Samad (60), tukang becak lain mengungkapkan dirinya banyak kehilangan pelanggan karena sudah tua dan lambat. Ia berharap dengan becak listrik, pelanggan kembali ramai.

"Semoga banyak penumpang lagi dan bisa dapat uang lebih," ujar warga Bugul Kidul ini.

Hal senada diungkapkan Fauzi (61), tukang becak asal Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo. Ia berharap penumpang bertambah dengan becak listrik.

"Sekarang sepi penumpang. Harapannya pakai becak listrik jadi ramai," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Solidaritas Nasional Nanik S. Deyang menjelaskan anggaran untuk pengadaan becak listrik ini berasal dari kantong pribadi Presiden. Maka dari itu perlu dijaga dan jangan dijual," tegas Nanik.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads