Pria di Bojonegoro Tewas Usai Diduga Lompat ke Bengawan Solo

Pria di Bojonegoro Tewas Usai Diduga Lompat ke Bengawan Solo

Ainur Rofiq - detikJatim
Minggu, 30 Nov 2025 19:19 WIB
Jenazah pria yang melompat ke Bengawan Solo
Jenazah pria yang melompat ke Bengawan Solo/Foto: Istimewa
Bojonegoro -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental terdekat.

Yarmanto (53), warga Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, nekat bunuh diri dengan melompat ke Bengawan Solo yang tak jauh dari rumahnya.

Korban ditemukan tewas di bantaran Bengawan Solo, tepatnya di penyeberangan Seranak, sekitar 8 kilometer dari lokasi awal kejadian. Saat keluar rumah, korban diketahui hanya mengenakan sarung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ditemukan oleh petugas BPBD, sekitar 8 kilometer dari rumahnya. Sore tadi dievakuasi oleh petugas gabungan," ucap Kapolsek Bojonegoro Kota AKP Agus El Fauzi, Minggu (30/11/2025).

Ia menambahkan, dari keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diduga sengaja menceburkan diri ke Bengawan Solo pada dini hari.

ADVERTISEMENT

"Korban sebelumnya sempat melakukan percobaan bunuh diri tapi tidak berhasil. Tapi Minggu dini hari korban pamit ke belakang rumah, lalu diduga melompat ke Bengawan Solo yang berada tepat di belakang rumahnya," ucapnya.

Sementara itu, tim BPBD yang mendapat informasi langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran Bengawan Solo mulai wilayah Desa Jetak hingga Seranak.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di Tambangan Seranak oleh tim BPBD Bojonegoro," ujar petugas BPBD, Agus Purnomo.

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk visum sebelum diserahkan kepada keluarga.

Dalam proses pencarian dan penanganan, sejumlah unsur terlibat, di antaranya BPBD Bojonegoro, polisi, Damkarmat, Satpol PP, perangkat desa, serta masyarakat setempat.




(auh/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads