Moda transportasi Trans Jatim koridor Malang Raya kini membuka layanan bagi penumpang di Stasiun Malang. Penumpang pun bisa melanjutkan perjalanan setelah menggunakan jasa kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyatakan, hadirnya layanan transportasi bus Trans Jatim merupakan wujud PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya terus mendukung pengembangan transportasi publik terintegrasi.
Moda transportasi Trans Jatim akan melintas di kawasan Stasiun Malang sisi timur atau yang biasa disebut dengan Stasiun Malang Baru untuk memudahkan mobilitas masyarakat.
Menurut Luqman, integrasi antarmoda ini menjadi bagian dari upaya KAI untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan.
"Kami berharap kemudahan integrasi antarmoda ini memudahkan mobilitas masyarakat dari dan menuju pusat kota maupun wilayah lainnya di Malang Raya," kata Luqman dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
"Sehingga dapat semakin mendorong minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum kereta api dan bus. Ayo gunakan layanan integrasi antarmoda ini, lebih hemat dan ramah lingkungan," kata Luqman.
Setiap hari, Stasiun Malang memberangkatkan 12 kereta api jarak jauh dengan berbagai kota tujuan.
Penumpang kereta api jarak jauh per hari lebih dari 3.000 penumpang. Masyarakat Malang Raya bisa memanfaatkan bus Trans Jatim ketika akan naik atau turun dari perjalanan KA menuju tujuan masing-masing.
Layanan ini akan beroperasi setiap hari dengan jadwal menyesuaikan dengan operasional bus Trans Jatim.
Selain di Stasiun Malang sisi timur, Bus Trans Jatim ini juga melayani penumpang di Stasiun Malang sisi barat, yang biasa digunakan naik dan turun pelanggan KA Lokal Commuterline.
"Dengan hadirnya Trans Jatim di Stasiun Malang ini, diharapkan pengalaman perjalanan pelanggan menjadi semakin mudah, menyenangkan, dan ramah lingkungan," tutup Luqman.
Simak Video "Video: Tampang Pelaku Perusakan Halte Trans Jatim di Sidoarjo"
(auh/hil)