Sederet Peristiwa Banjir yang Menerjang Jatim

Sederet Peristiwa Banjir yang Menerjang Jatim

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Sabtu, 29 Nov 2025 08:45 WIB
Banjir di Desa Tambakrejo, Kraton, Pasuruan
Banjir di Desa Tambakrejo, Kraton, Pasuruan. (Foto: dok. Muhajir Arifin/detikjatim)
Surabaya -

Sebagian wilayah di Jawa Timur dilanda bencana banjir di musim hujan. Sejumlah desa dan kecamatan di wilayah Jawa Timur seperti Pasuruan, Malang, dan Sidoarjo sempat tergenang.

Tak hanya merendam rumah warga, banjir mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan. Genangan air juga melanda sekolah-sekolah sehingga aktivitas belajar terganggu.

Seperti apa kondisi daerah yang diterjang banjir itu? Berikut data yang dihimpun dari detikJatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilayah Terdampak Banjir di Jatim

1. Pasuruan

Salah satu wilayah yang dilanda bencana banjir adalah Kabupaten, Pasuruan Jawa Timur. Banjir tersebut mulai terjadi pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Meski sempat surut, banjir kembali muncul dan menjalar ke beberapa daerah lain.

Terbaru, sebanyak 10 desa di 5 kecamatan Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Peristiwa ini terjadi karena luapan Sungai Welang dan Wrati. Bahkan tinggi banjir mencapai 1 meter.

ADVERTISEMENT

"Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pasuruan mulai pukul 13.00 WIB dengan durasi lebih dari 2 jam menyebabkan Sungai Welang dan Sungai Wrati meluap menyebabkan banjir di sejumlah wilayah," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Senin (24/11/2025) malam.

Banjir juga menggenangi kawasan jalur pantura Jalan Raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya arus lalu lintas menjadi macet. Sejumlah petugas Satlantas Polres Pasuruan sudah dikerahkan ke lokasi untuk mengatur lalu lintas.

Selain jalan raya, banjir juga menggenangi sejumlah pemukiman di wilayah Kabupaten Pasuruan. Bahkan kawasan Kota Pasuruan turut terdampak, tepatnya di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo.

2. Malang

Malang juga menjadi wilayah yang terkena dampak bencana banjir. Beberapa wilayah di Kabupaten Malang terendam banjir setelah hujan deras mengguyur pada Sabtu (2/11/2025) sore hingga malam. Akibatnya ada sebanyak 36 kepala keluarga (KK) dengan total 100 jiwa dari empat RT di Dusun Krajan 11 terdampak.

"Banjir ini disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dan memicu meluapnya air sungai," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadoni Irawan, Minggu (2/11/2025).

Banjir yang melanda rumah warga sejak pukul 19.00 WIB telah berangsur surut saat malam hari. Pada Minggu (2/11) pagi, banjir sudah dipastikan surut. Petugas BPBD Kabupaten Malang, perangkat desa, TNI, dan polri juga melakukan kerja bakti untuk membersihkan rumah-rumah yang terdampak banjir bersama warga hingga Minggu siang.

3. Sidoarjo

Selanjutnya, Sidoarjo menjadi wilayah yang terendam banjir akibat hujan deras yang turun sejak Selasa (18/11). Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM dan SDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono menjelaskan curah hujan saat itu tergolong sangat tinggi.

Hal ini membuat volume air meluap karena sistem tampungan tidak mampu menahan debitnya.

"Sejak kemarin hingga pagi ini, potensi hujan deras di wilayah Sidoarjo hingga ke utara sudah terdeteksi. Dan benar, sore hari hujan turun dengan intensitas panjang dan curah tinggi, mencapai lebih dari 125 mm," kata Dwi Eko saat ditemui detikJatim di Sidokare, Jumat (21/11).

Peristiwa ini berdampak pada sejumlah titik di Kecamatan Kota Sidoarjo. Beberapa jalan utama tampak tergenang air, diantaranya Jalan Raya Cemengkalan, Jalan Pahlawan sisi timur, Jalan Diponegoro, sebagian Jalan Mojopahit, Jalan KH Mukmin, hingga Jalan Sidokare.

Akibatnya, arus lalu lintas menjadi terhambat. Selain itu, banjir juga nampak menggenangi SMP Negeri 2 Tanggulangin. Bahkan air mencapai lutut orang dewasa pada Senin (24/11/2025). Kondisi ini memaksa pihak sekolah untuk menerapkan sistem daring untuk pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS).

Sejumlah Daerah di Jatim yang Rawan Banjir

Dihimpun dari detikJatim, BPBD Jawa Timur mengungkapkan terdapat sejumlah kabupaten/kota yang memiliki potensi terjadi bencana banjir. Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi menjadi faktor utama terjadinya bencana ini.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyebutkan sejumlah deretan daerah yang rawan terkena banjir. Sidoarjo, Pasuruan, Situbondo, Mojokerto, hingga Jombang masuk dalam daftar daerah dengan potensi banjir itu.

Gatot menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan BPBD Kabupaten/Kota untuk melakukan bersih-bersih sungai agar aliran air lancar ketika puncak musim hujan terjadi.

"Atensi kita di lapangan untuk membersihkan sungai-sungai agar tidak menghambat air masuk. Apel siaga juga telah dilakukan di kabupaten/kota untuk memberi perhatian lebih ke titik-titik rawan terjadi bencana," jelasnya

Halaman 4 dari 3


Simak Video "Video: Warga Bangladesh Ceritakan Momen Diguncang Gempa M 5,7"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads