Banjir lahar Gunung Semeru yang terjadi di aliran Sungai Besuk Kobokan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, memicu terjadinya letusan sekunder. Peristiwa ini menimbulkan asap putih tebal yang menutupi area Jembatan Besuk Kobokan.
Asap tebal tersebut membuat para pengendara yang melintas harus ekstra berhati-hati karena jarak pandang menjadi sangat terbatas.
"Warga yang melintas Jembatan Besuk Kobokan harus hati-hati lantaran asap letusan sekunder menutupi jembatan," ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang Dwi Nur Cahyo kepada detikJatim, Jumat (21/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya asap, abu vulkanik juga menempel di kendaraan yang melintas di jembatan tersebut.
"Asapnya tebal dan mengakibatkan abu vulkanik beterbangan di jembatan Besuk Kobokan," ujar salah satu pengendara jalan, Mahmud.
Letusan sekunder ini terjadi karena material vulkanik dari erupsi Semeru yang masih panas kembali terpicu oleh aliran lahar yang meluncur dari puncak gunung.
