Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Jumat (7/11/2025) dini hari. Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa ini disertai dengan guguran lava pijar yang terlihat jelas dari pos pengamatan.
Sejak Kamis (6/11/2025) malam hingga Jumat dini hari, tercatat tujuh kali luncuran lava pijar dengan jarak luncur antara 300 hingga 2.500 meter dari puncak kawah menuju kawasan Besuk Kobokan.
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.500 meter mengarah ke Besuk Kobokan," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima detikJatim, Jumat pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut petugas, jarak luncur lava pijar masih dalam radius aman dari pemukiman terdekat. Lantaran, pemukiman terdekat berada dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru.
Petugas pun mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Selain itu, juga mewaspadai awan panas guguran dan lahar di sepanjang aliran yang berhulu dari Gunung Semeru.
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar," pungkas Sofian.
(irb/hil)











































