Ternyata Ini Alasan Megawati Tak Punya HP Sendiri

Kabar Nasional

Ternyata Ini Alasan Megawati Tak Punya HP Sendiri

Mulia Budi - detikJatim
Sabtu, 01 Nov 2025 12:58 WIB
Ternyata Ini Alasan Megawati Tak Punya HP Sendiri
Megawati Soekarnoputri saat memberikan keynote speaker seminar internasional peringatan ke-70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Perpustakaan Bung Karno, Blitar, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2025)/Foto: Mulia Budi/detikcom
Blitar -

Di era ketika hampir semua orang tak lepas dari ponsel, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri justru memilih tak memilikinya. Ia menegaskan, bukan karena gagap teknologi, melainkan karena terlalu banyak orang ingin tahu tentang dirinya dan tak semuanya berniat baik.

Hal itu disampaikan Megawati saat menjadi pembicara kunci dalam seminar internasional memperingati 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Perpustakaan Bung Karno, Blitar, Sabtu (31/10/2025).

Di hadapan para peserta, Megawati awalnya menyinggung kebiasaan banyak orang yang terlalu fokus pada ponsel, bahkan di momen penting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk apa kalian datang, hah? Kalau ininya nggak dipakai untuk mendengarkan sesuatu yang menurut saya sangat berarti. Hanya nampang? Sorry for my friend, this is not for you, this is for my people. Juga kalian boleh ngomong, sekarang juga di luar negeri banyak yang begitu. Orang serius tidak banyak lagi," kata Megawati.

ADVERTISEMENT

Megawati kemudian menyinggung soal wacana perlunya aturan khusus mengenai penggunaan HP. Ia lantas bercerita alasan pribadi mengapa dirinya memilih tidak memiliki telepon genggam.

"Saya selalu pikir, ada UU buat HP. I don't have HP because, do you know why? Karena saya orang yang dicari. Do you understand what I mean? Everybody wants to know me, but not everybody is a good person. Do you understand? Jadi saya nggak punya HP, nggak. Kalau orang bilang ngintel, intel, or spying," ujarnya.

Seminar internasional tersebut mengusung tema "Bung Karno in a Global History: Commemorative Seminar of the 70th Anniversary of the 1955 Bandung Asian-African Conference."

Megawati tiba di Blitar pada Jumat (30/10/2025). Para delegasi dari berbagai negara Asia dan Afrika yang menjadi peserta seminar lebih dulu berziarah ke makam Presiden pertama RI, Soekarno.

Mereka berdoa dan menabur bunga di pusara Bung Karno sebelum melanjutkan kegiatan di Perpustakaan Bung Karno untuk menelusuri sejarah perjalanan hidup sang proklamator.

Berita ini sudah tayang di detikNews, baca berita selengkapnya di sini!




(mib/hil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads