Dari Mana Datangnya Massa yang Bikin Rusuh Grahadi Malam Ini?

Dari Mana Datangnya Massa yang Bikin Rusuh Grahadi Malam Ini?

Aprilia Devi - detikJatim
Sabtu, 30 Agu 2025 22:44 WIB
Massa bakar Gedung Negara Grahadi dan melakukan penjarahan.
Massa bakar Gedung Negara Grahadi dan melakukan penjarahan. (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Massa yang melakukan aksi di depan Gedung Negara Grahadi kembali sempat membuat kericuhan. Hingga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa keluar untuk menemui mereka dan mendengar apa tuntutan mereka.

Pantauan detikJatim, massa yang ada di lokasi Jalan Gubernur Suryo sejak Sabtu (30/8/2025) malam sekitar pukul 19.00 WIB dan bikin rusuh itu sebenarnya sempat membubarkan diri usai ditemui Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin.

Namun, massa ternyata tidak benar-benar membubarkan diri. Mereka kembali melempar-lemparkan air mineral gelas maupun kemasan botol lalu menyalakan petasan dan kembang api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertanyaannya, siapa dan dari mana massa yang melakukan tindakan anarkis dari melakukan pelemparan hingga mengeluarkan umpatan kepada pihak kepolisian ini?

Sejak siang tadi, aksi unjuk rasa memang dilakukan di depan Gedung Polda Jatim dan juga di Gedung Polrestabes Surabaya. Massa yang tergabung dalam aksi itu di antaranya adalah para mahasiswa dari berbagai organisasi dan kampus.

ADVERTISEMENT

Koordinator Wilayah BEM SI Jawa Timur M Aqomaddin menyatakan bahwa massa mahasiswa yang melakukan unjuk rasa hari ini hanya di Markas Polda Jatim dan juga di Markas Polrestabes Surabaya.

"BEM SI Jatim aksi tadi di depan Polda Jatim dan aksi solidaritas di depan Polrestabes Surabaya," ujar Aqomaddin saat dikonfirmasi detikJatim, Sabtu (30/8/2025).

Dia juga menyatakan bahwa kebanyakan massa aksi yang memang bergabung dalam aksi BEM SI Jatim sejak tadi siang setelah tuntas di Polrestabes Surabaya sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Kebanyakan massa aksi sudah balik infonya. Kalau ada yang aksi di Grahadi, itu atas nama individu saja (bukan atas nama mahasiswa atau BEM SI)," katanya.

Sementara, ketika detikJatim berupaya menanyakan kepada beberapa orang dari massa yang turun ke jalan di depan Gedung Negara Grahadi, sebagian besar dari mereka tidak menjawab.

Mereka mengaku bagian dari warga tapi enggan menyebutkan bahwa mereka warga dari mana? Hingga malam ini, massa yang mendatangi Kantor Gubernur Jatim ini masih bertahan.

Sekitar pukul 22.00 WIB massa mulai merangsek masuk ke Gedung Negara Grahadi dan mulai melakukan pembakaran. Sejumlah bagian bangunan mulai terbakar.

Diketahui bahwa bagian bangunan yang berada di salah satu bagian sudah mulai terbakar hebat. Bagian atap bangunan itu mulai terbakar. Tidak hanya itu, sebagian dari mereka juga mulai menjarah barang-barang yang ada di dalam gedung.

Bukan cuma itu, massa merusak sejumlah barang yang ada di dalam bangunan tersebut. Barang-barang yang mereka lihat dirusak. Terpantau sejumlah printer, kursi, komputer desktop, monitor, juga besi-besi besi di dalam bagian gedung dirusak.

Situasi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya sudah tidak kondusif.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat menemui massa dan meminta mereka tidak anarkis. Namun, sekitar sejam usai menemui demonstran, massa melakukan bakar-bakar di 5 titik.

Dari pantauan detikJatim, sekitar pukul 21.27 WIB massa mulai bakar-bakar. Ada 5 titik, spanduk hingga lapisan gapura dibakar. Massa juga menyalakan petasan dan diarahkan ke dalam Grahadi.

Khofifah menemui massa aksi pukul 20.39 WIB ditemani Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin. Situasi sempat tak kondusif dan ada yang melempar air ke arah Khofifah saat akan menyampaikan pernyataan.

Setelah menemui massa, Khofifah berharap massa kondusif. Sehingga tidak terjadi anarkis.

"Saya harap semua dilakukan dengan baik, jangan anarkis, jangan terprovokasi," kata Khofifah.




(dpe/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads