Demo aksi solidaritas untuk kematian ojol Affan yang digelar di Surabaya belum berakhir. Kericuhan kembali pecah di sekitar Jalan Panglima Sudirman.
Pantauan detikJatim, hingga pukul 18.40 WIB, massa melempari batu dan menyalakan petasan ke arah aparat. Polisi merespons dengan tembakan gas air mata dan semprotan water cannon.
Sebelumnya, suasana di Jalan Gubernur Suryo sekitar Gedung Negara Grahadi mulai lengang usai massa dipukul mundur polisi. Meski demikian, massa kini tersebar di Jalan Pemuda hingga kawasan Balai Kota Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikJatim, suasana di Jalan Gubernur Suryo pukul 17.55 WIB didominasi sejumlah polisi yang berjaga. Ada pula beberapa karyawan di beberapa gedung perkantoran sekitar kawasan itu serta sejumlah awak media.
Namun Jalan Gubernur Suryo hingga saat ini belum dibuka. Air bekas water cannon masih membasahi jalanan, sampah-sampah pun berserakan serta bau gas air mata masih terasa.
Di sisi lain, suara ledakan masih terdengar dari arah dekat Balai Kota Surabaya. Hingga saat ini polisi masih berupaya memukul mundur massa.
Demo aksi solidaritas untuk kematian ojol Affan sendiri digelar di Surabaya sejak sekitar pukul 14.40 WIB. Aksi ini berjalan ricuh, gas air mata sempat ditembakkan kepada massa aksi.
Ini setelah massa menjebol pagar gedung Grahadi. Selain itu sejumlah kendaraan roda dua di dalam gedung Grahadi di sisi timur juga dibakar.
(auh/hil)