Suasana ricuh aksi solidaritas driver ojol Affan Kurniawan di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, terus memanas. Polisi menembakkan gas air mata dan water cannon untuk memukul mundur massa yang bertahan di sekitar Jalan Gubernur Suryo.
Pantauan detikJatim di lokasi, massa aksi masih memadati kawasan sekitar SMA 6 Surabaya hingga depan Grahadi. Mereka dipukul mundur sampai Balai Pemuda.
Massa terus disemproti water cannon dan gas air mata. Massa berpencar ke Jalan Panglima Sudirman, Pemuda, Yos Sudarso. Suara tembakan gas air mata dan water cannon dihentikan saat adzan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, imbas gas air mata, sejumlah massa aksi hingga awak media ada yang mengalami sesak hingga pingsan.
Sebagian massa aksi ada yang memilih mundur ke kawasan Jalan Pahlawan.
Sebelumnya, massa sempat melempari botol hingga batu ke Grahadi. Mereka mendobrak pagar Grahadi hingga jebol dan membakar sejumlah motor.
(auh/hil)