Mbak Wali dan Gubernur Kkhofifah Jalan Sehat lalu Tinjau Pasar Murah

Mbak Wali dan Gubernur Kkhofifah Jalan Sehat lalu Tinjau Pasar Murah

Andhika Dwi - detikJatim
Rabu, 27 Agu 2025 18:30 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati jalan sehat bersama (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan di Kota Kediri untuk meninjau pasar murah dan memberangkatkan jalan sehat. Dalam kegiatannya ini, Khofifah didamingi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.

Khofifah dan dan Vinanda tampak memberangkatkan dan ikut serta jalan sehat di GOR Jayabaya, kemudian dilanjutkan dengan meninjau pasar murah yang digelar Pemprov Jatim.

"Saya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan Pasar Murah di Kota Kediri. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," kata perempuan yang karib disapa Mbak Wali itu, Rabu (27/8/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Mbak Wali menegaskan bahwa pasar murah ini juga memberi ruang bagi produk-produk UMKM Kota Kediri untuk dikenal lebih luas. Harapannya, ekonomi masyarakat bisa ikut bergerak dan kesejahteraan semakin meningkat.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kkhofifah mengatakan pasar murah yang digelar dalam rangka pengendalian inflasi dan ketahanan pangan ini. Menurutnya, pasar murah juga sebagai bentuk intervensi logistik agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

"Fokus utama kita adalah beras, karena konsumsi rumah tangga paling besar pada beras. Setiap Pasar Murah biasanya disiapkan 10 ton beras dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET). Misalnya, beras SPHP dengan HET Rp 12.500/kg di sini dijual Rp 11.000/kg. Stoknya masih cukup banyak, jadi warga Kota Kediri bisa memanfaatkan kesempatan ini," jelas Khofifah.

Selain beras, berbagai komoditas lain juga dijual dengan harga di bawah pasaran, seperti gula pasir Rp 14.000/kg (HET Rp 17.500), minyak goreng Rp 13.000/liter, serta telur ayam Rp 22.000/pak (harga pasaran Rp 27.000-28.000).

"Pokoknya kita ingin berkeliling untuk bisa memberikan layanan logistik yang makin terjangkau oleh masyarakat luas," ujar Khofifah.

Tak hanya menjual kebutuhan pokok, Gubernur Jatim bersama Wali Kota Kediri juga membagikan telur gratis untuk anak-anak dan ibu hamil, serta beras SPHP 5 kilogram gratis bagi para lansia.

Adapun komoditas yang tersedia di Pasar Murah meliputi, Beras SPHP Rp 55.000/5 kg (maksimal 2 pak per orang), Beras Premium Rp 70.000/5 kg, Minyak Goreng Kita Rp 13.000/liter, Gula Pasir Rp 14.000/kg, Telur Rp 22.000/pak, Tepung Terigu Rp 10.000/kg, Bawang Merah Rp 7.000/250 gr, Bawang Putih Rp 6.000/250 gr, serta aneka produk UMKM Kota Kediri seperti buah belimbing, jamu, kopi, madu, sambel pecel, dan lainnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Kediri Vinanda PrameswatiGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjua pasar murah dan pemeran produk UMKM (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa bersama dengan 21 ribu guru dan murid SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta wilayah Kediri mengikuti Jalan Sehat bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di GOR Joyoboyo.

Mengusung tema "Tolak Pungli, Raih Prestasi", Khofifah menegaskan seluruh sekolah negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB di Jawa Timur terbebas dari pungutan liar.

"Kami tegaskan tidak ada pungli di sekolah-sekolah negeri yang ada di Jatim," pungkas Khofifah.




(auh/abq)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads