Jatim Teruskan Kebijakan Menpora Senam Jadi Olahraga Wajib di Sekolah

Jatim Teruskan Kebijakan Menpora Senam Jadi Olahraga Wajib di Sekolah

Faiq Azmi - detikJatim
Sabtu, 08 Jul 2023 02:01 WIB
kadispora jatim
Jatim meneruskan kebijakan Menpora senam jadi olahraga wajib di sekolah (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim siap melaksanakan kebijakan Menpora Dito Ariotedjo yang menerapkan senam atau gymnastics menjadi olahraga wajib di sekolah.
Kadispora Jatim M Ali Kuncoro menegaskan Jatim menyambut baik kebijakan tersebut dan siap untuk menerapkan olahraga wajib ini di seluruh jenjang pendidikan pada akhir 2023.

Semangat itu digelorakan bukan tanpa alasan. Pasalnya, kebijakan Kemenpora tersebut sejalan dengan tagline Jatim Seger atau Jatim Seneng Gerak.

"Kami di Jatim menyambut baik kebijakan (Menpora) menjadikan senam sebagai olahraga wajib di sekolah," ujar Ali dalam keterangannya, Jumat (7/7/2023).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Kepala Biro Adpim Setdaprov Jatim itu menegaskan olahraga senam atau gymnastics memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Seperti melatih dan meningkatkan kemampuan kognitif anak, meningkatkan kesehatan tulang, melatih kemampuan motorik, dan meningkatkan koordinasi tubuh, kelincahan, juga keseimbangan. Selain itu juga meningkatkan kesehatan organ tubuh.

ADVERTISEMENT

"Tak heran bahwa senam atau gymnastics ini kerap disebut sebagai salah satu ibu dari olahraga atau mother of sport. Yang mana senam juga memiliki peran penting dalam seluruh cabang olahraga. Oleh karena itu senam sudah selayaknya digencarkan di sekolah-sekolah yang diisi generasi muda," tambahnya.

Dengan mewajibkan senam di sekolah, maka harapannya bibit atlet di sekolah-sekolah Jawa Timur akan tumbuh. Sebab dasar-dasar cabang olahraga banyak ditebar dari senam atau gymnastic ini.

Ali menegaskan penerapan senam sebagai olahraga wajib di sekolah-sekolah Jatim tetap harus menunggu aturan resmi dari Kemenpora. Yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan surat edaran dari Gubernur untuk pemerintah kabupaten kota dan ditindaklanjuti ke sekolah-sekolah.

"Prinsipnya Jawa Timur siap dan menyambut baik kebijakan ini. Insyaallah kebijakan ini akan menambah spirit memajukan olahraga di Jawa Timur dan menambah kualitas kesehatan para pelajar Jawa Timur," pungkasnya.




(faa/iwd)


Hide Ads