9.999 Laskar Akan Menghadap Panglima Santri Cak Imin di Tugu Pahlawan

9.999 Laskar Akan Menghadap Panglima Santri Cak Imin di Tugu Pahlawan

Faiq Azmi - detikJatim
Jumat, 21 Okt 2022 18:35 WIB
Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar akan mengumpulkan 9.999 Laskar Santri di Tugu Pahlawan Surabaya. (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya -

Sebanyak 9.999 laskar santri akan menghadap Panglima Santri Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Tugu Pahlawan Surabaya besok Sabtu (22/10/2022). Mereka akan menggelar apel bersama sekaligus memperingati puncak Hari Santri 2022.

"Panglima Santri Gus Muhaimin Iskandar akan memimpin Apel Puncak Hari Santri yang akan diikuti oleh 9999 laskar santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur. Sebagai petugas upacara akan didaulat dari para bupati/wali kota serta anggota dan pimpinan DPRD Jawa Timur," ujar Penanggung Jawab Safari Panglima Santri 2022, Cucun Ahmad Syamsurijal, Jumat (21/10/2022).

Dia menjelaskan, Apel Laskar Santri di Surabaya merupakan puncak rangkaian safari Panglima Santri Muhaimin Iskandar di Pulau Jawa. Sebelumnya Muhaimin telah melakukan safari ke berbagai pesantren di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Di berbagai pesantren tersebut Gus Muhaimin melakukan pengukuhan laskar santri sebagai upaya menguatkan kebanggaan korsa sebagai santri sekaligus mendorong kepercayaan diri santri," katanya.

Cucun mengungkapkan, dalam setiap amanatnya di hadapan para laskar santri Muhaimin selalu menegaskan jika para santri mempunyai peluang sama dengan entitas masyarakat lain untuk berkiprah di berbagai kehidupan masyarakat. Santri tidak hanya mumpuni di bidang keilmuan agama, tetapi santri saat ini juga bisa menjadi ahli sains, pejabat pemerintah, wakil rakyat, hingga aktivis Non Government Organization (NGO).

"Dengan potensi besar para santri dari sisi attitude maupun sisi skill, maka tidak ada alasan lagi bagi santri untuk tidak percaya diri berkiprah di berbagai lini kehidupan masyarakat," katanya.

Pemilihan Kota Surabaya sebagai lokasi Apel Akbar Laskar Santri, kata Cucun, didasarkan pada fakta sejarah bahwa Surabaya jadi saksi bisu heroisme santri dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa. Saat itu melalui Resolusi Jihad yang difatwakan Hadratus Syaikh Hasyim Asyari'e, seluruh santri di tanah Jawa tanpa ragu melawan pendudukan kembali menjajah Indonesia.

"Keluarnya Resolusi Jihad ini yang kemudian hari ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi," imbuhnya.

Ketua Fraksi PKB DPR ini menegaskan, safari Panglima Santri dan pengukuhan Laskar Santri ini menjadi penanda komitmen Gus Muhaimin serta PKB dalam memperjuangkan aspirasi kaum sarungan di tengah kerasnya persaingan dalam konstelasi politik nasional. Menurutnya, PKB terus memperjuangkan aspirasi dari kaum Nahdliyyin.

"Komitmen Gus Muhaimin dan PKB dalam memperjuangkan aspirasi Nahdliyyin salah satunya tercermin dari lahirnya UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren. Kini juga telah ada Dana Abadi Pesantren yang bisa digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya santri dan ustaz di Pesantren. Komitmen tersebut akan terus kami perkuat di masa depan," tukasnya.



Simak Video "PKB Sebut Kiai-Ulama Minta Cak Imin Segera Deklarasikan Capres-Cawapres"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)