Kembali Digelar, Surabaya Fashion Parade 2022 Beri Ruang untuk UMKM Fashion

Esti Widiyana - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 22:26 WIB
Sejumlah desain fashion yang akan ditampilkan di Surabaya Fashion Parade 2022
Sejumlah desain fashion yang akan ditampilkan di Surabaya Fashion Parade 2022.
Surabaya -

Surabaya Fashion Parade (SFP) ke-15 akan kembali digelar offline dengan tema besar Synchronize dalam rangka menata kehidupan sebelum dan sesudah Pandemi COVID-19. Kali ini SFP akan memberikan ruang lebih lebar bagi pelaku UMKM fashion di Kota Pahlawan.

"Total ada 20 desainer UMKM di Surabaya yang akan ikut fashion show. Masing-masing desainer akan menampilkan satu baju," kata Founder sekaligus penggagas SFP Dian Apriliana Dewi kepada wartawan di Pakuwon Tower Surabaya, Kamis (29/9/2022).

Dian mengatakan ruang lebih lebar bagi UMKM fashion itu dilakukan untuk mendukung upaya Pemkot Surabaya memajukan UMKM. Para desainer dari UMKM yang terpilih akan mendapatkan pembinaan lebih dulu oleh desainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber (IFC).

"Jadi sudah beberapa bulan yang lalu desainer-desainer UMKM ini dapat pengarahan dan pembinaan dari IFC. Mereka dibina agar busana yang mereka rancang jadi busana yang bagus dan layak tampil di fashion show. Karena kunci dari fashion show itu bagaimana busana itu terlihat stylish," katanya.

Dian mengatakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal ikut turun ke catwalk bersama istrinya Rini Indriyani dalam helatan SFP 2022 pada 5-9 Oktober 2022 mendatang itu. Pasangan suami istri itu direncanakan melakukan catwalk saat mengenakan batik dari UMKM Surabaya.

Ketua Pelaksana SFP 2022 Alben Ayub Andal mengatakan ada tiga tema baju yang akan ditampilkan oleh kurang lebih 100 desainer yang berpartisipasi dalam gelaran tahun ini. Tiga tema besar itu ialah busana muslim, evening gown, dan urban wear.

"Di sini kami mengemas tema busana itu menjadi satu kesatuan dan tidak mengotak-kotakan ini sendiri, ini sendiri, tapi jadi satu kesatuan," kata Alben.

Gambaran besar busana yang akan tampil di SFP 2022 dengan tiga tema besar busana itu lebih banyak menampilkan gaya anak muda dan warna yang berani.

"Karena tren fashionnya memang seperti itu. Jadi evening gown, baju muslim model sudah sangat anak muda dan bisa digunakan dalam kegiatan sehari-hari," ujarnya.

Begitu juga dengan warna. Menurutnya warna-warna pop yang menyala seperti fuschia jadi dominan pada busana SFP tahun ini dari desainer UMKM dan desainer muda.

"Selain desainer-desainer yang sudah punya nama. Ada pula karya bersama dari para desainer muda, karena selain UMKM, SFP tahun ini juga membuka kesempatan bagi desainer muda untuk menampilkan karyanya," jelasnya.

Tak hanya fashion, SFP 2022 ini juga didukung sejumlah produk bidang kecantikan. Karena fashion dan make up menurutnya melekat jadi satu. Salah satu partisipan make up itu adalah KLT NEW yang bekerja sama dengan Pakuwon Group dalam memeriahkan event fashion ini.

"KLT NEW berharap dapat memberikan support tidak hanya bagi para model dan designer, tetapi juga masyarakat terutama perempuan untuk mencintai diri sendiri dan terus merawat diri," pungkas Founder KLT NEW Gladys Klt.

(dpe/iwd)