Bangkai Paus di Pacitan Berhasil Dievakuasi, Penguburan Dilakukan Besok

Bangkai Paus di Pacitan Berhasil Dievakuasi, Penguburan Dilakukan Besok

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Senin, 26 Sep 2022 21:23 WIB
Evakuasi bangkai paus di Pacitan
Evakuasi bangkai paus di Pacitan (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikJatim)
Pacitan -

Bangkai paus di Pantai Watukarung, Pacitan akhirnya berhasil dievakuasi. Ini setelah upaya sebelumnya terkendala ombak besar. Kesulitan lainnya, tubuh satwa laut itu terjepit karang sehingga menyulitkan pemindahan.

"Awalnya memang kesulitan, bahkan (ditarik) dengan alat berat sekalipun. Karena bagian sirip terjepit batu karang," kata Kepala Desa Watukarung, Wiwit Peni Dwi Antari kepada detikJatim, Senin (26/9/2022) malam.

"Kedua, beban hiu lebih berat daripada ekskavator. Jadinya kesulitan," imbuh perempuan berjilbab itu.

Beragam cara lain kemudian ditempuh untuk mencari solusi. Salah satunya berkonsultasi dengan Dinas Perikanan. Lembaga tersebut lantas berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Guna mempermudah proses pemindahan bangkai paus, disarankan agar bagian sirip yang terjepit batu karang dipotong. Jika masih kesulitan membawanya ke daratan, tubuh paus dapat dibakar di tempatnya berada.

"Dengan cara membakar pun sulit. Karena api cepat padam," terang Wiwit.

Tak kehabisan akal, warga desa menghubungi pihak Pemadam Kebakaran. Tim yang tiba dengan peralatan lengkap lalu memotong bangkai binatang laut tersebut menjadi beberapa bagian. Potongan-potongan itu ditarik untuk dikubur di liang yang telah dibuat sebelumnya.

Meski begitu, lanjut Wiwit, hingga petang hari proses penguburan belum selesai dilakukan. Pasalnya ombak tinggi kembali datang sehingga menyulitkan proses evakuasi. Rencananya kegiatan dilanjutkan esok hari.

Evakuasi bangkai paus di PacitanEvakuasi bangkai paus di Pacitan (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikJatim)

Kapolsek Pringkuku Iptu M Ali membenarkan upaya pemindahan bangkai paus tersebut. Sebelumnya memang ada kesanggupan warga untuk bergotong royong membawa bangkai ke hamparan pasir untuk dikubur.

Hal itu disertai pertimbangan jika paus mati dibiarkan di lokasi berpotensi meninggalkan bau tak sedap. Di sisi lain bagian tubuh yang hancur dapat mencemari laut. Belum lagi kemungkinan datangnya predator besar yang ingin memangsa dagingnya.

"Apalagi perairan itu juga sering digunakan wisatawan untuk berselancar. Sementara di bagian pinggir banyak warung juga. Oleh karena itu kita mendukung upaya evakuasi dan penguburan supaya semuanya nyaman," katanya.

"Bhabinkamtibmas dan Babinsa siaga di lokasi bersama dinas/instansi, pemerintah desa, nelayan, warga, dan unsur lainnya. Kita berharap kondisi alam bersahabat dan prosesnya segera selesai," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seekor ikan paus mati viral di media sosial. Dalam video berdurasi 25 detik tersebut tampak satwa laut itu terjepit batu karang. Binatang laut dengan panjang 11,3 meter (sebelumnya tertulis 4 meter) itu dalam posisi telentang.

Informasi dihimpun, lokasi bangkai paus tersebut di Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Posisinya sendiri berada di sisi timur. Tepatnya di antara bukit karang.



Simak Video "Detik-detik Diduga Jambret Diadang-Dilempari Traffic Cone oleh Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)