Pengunduran Diri Ketua DPRD Lumajang Ditolak, PKB Jatim Beber Alasannya

Pengunduran Diri Ketua DPRD Lumajang Ditolak, PKB Jatim Beber Alasannya

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 26 Sep 2022 16:11 WIB
Ketua DPRD Lumajang Mundur Tidak Hafal Pancasila, Ini Profilnya
Ketua DPRD Lumajang Anang Akhmad Syaifuddin. (Foto: Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Surabaya -

DPW PKB Jawa Timur resmi menolak pengunduran diri Anang Akhmad Syaifuddin dari kursi Ketua DPRD Kabupaten Lumajang. Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah membeberkan alasan pihaknya menolak pengunduran diri Anang.

Anik menyebut, pihaknya memaklumi insiden Anang yang tak hafal Pancasila. Kejadian ini berlangsung saat Anang memimpin pembacaan Pancasila di hadapan massa demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Anik mengatakan, Anang hanya keselip lidah.

"Bisa jadi perkara psikis, harmoni kejiwaan orang menerima demo itu kan berpengaruh pada psikis apalagi sambil ada intimidasi misalnya. Kita lakukan tanya ke beliau, ternyata pengakuan Mas Anang habis minum obat, obat flu demam," kata Anik di DPRD Jatim, Senin (26/9/2022).

(link tunggu berita pertama naik)

Anik membeberkan, usai Anang meminum obat flu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Lumajang itu sempat tertidur di ruangan kantor.

"Lah di tengah tidurnya itu, salah satu staf meminta agar Ketua DPRD Lumajang menerima demo sehingga posisi kesadaran jiwa belum pulih total," tegasnya.

"Ya sangat wajar, manusiawi orang keselip apalagi Mas Anang sudah mengakui kesalahannya dan minta maaf. Sama dianalogikan imam salat sadar kalau salah misal makmum membunyikan subhanallah tanda salah, pasti nanti sujud sahwi untuk melengkapi kesempurnaan," sambungnya.

Perempuan yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim ini menyebut, Anang sudah mengakui kesalahannya dengan meminta maaf di depan publik.

"Mas Anang sudah melengkapi kesempurnaan dengan mengakui salah bagaimanapun kondisinya, jiwa besarnya muncul, sampai rela mengorbankan jabatannya. Ditambah banyak penolakan berbagai elemen, dari PCNU sampai istigasah membuat surat, dari 8 Fraksi mengirim penolakan. Dari advokat mengatakan bahwa itu bukan persoalan salah menistakan tetapi manusiawi, dari sisi lawyer tidak ada persoalan hukum yang dilanggar, kalau NU dari sisi syar'i tidak ada pelanggaran," bebernya.

"Dari elemen guru, sampai demo di pendopo ini di berbagai media muncul. Kami sudah memanggil Mas Anang ke kantor, surat sudah ada dikirim ke DPW, lalu kita tanyakan dan meminta penjelasan kronologinya sepeti apa kami dapati ternyata dia habis minum obat," lanjutnya.

Dari menyerap suara berbagai elemen di Lumajang itu, kata Anik, DPW PKB Jatim semakin mantap menolak pengunduran diri Anang dari ketua dewan.

"Kami sudah dengar suara di Lumajang ke beberapa tokoh, dari sisi manfaat mudaratnya Mas Anang harus kita restui pengundurannya atau seperti apa. Banyak narasi disampaikan, bahwa Mas Anang orangnya bersahaja, orangnya sangat demokratis, komunikatif sangat aspiratif, sehingga dari sisi kemanusiaan tidak tega orang melihat kondisi Mas Anang mundur," tandasnya.

Sebelumnya, video Ketua DPRD Lumajang Anang Akhmad Syaifuddin yang tak hafal Pancasila viral di media sosial dan aplikasi perpesanan. Dalam video, terekam saat Anang memimpin pembacaan Pancasila saat menemui massa pendemo HMI di Kantor DPRD Lumajang.

Usai video itu viral, Anang menyampaikan permintaan maafnya. Dirinya juga menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPRD Lumajang. Alasannya, ia tak ingin marwah Ketua DPRD Lumajang buruk akibat ulahnya.



Simak Video "Ratusan Kades di Lumajang Tolak Pengunduran Diri Ketua DPRD"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/dte)