Relawan Akui Sebar Tabloid Anies Baswedan di Malang, Tapi Tidak Sasar Masjid

Relawan Akui Sebar Tabloid Anies Baswedan di Malang, Tapi Tidak Sasar Masjid

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 24 Sep 2022 12:32 WIB
Tabloid Anies Baswedan disebar di Malang
Tabloid Anies Baswedan yang disebarkan di masjid Kota Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Kota Malang -

Relawan Anies P-24 mengakui telah membagikan tabloid berisi kisah sukses Anies Baswedan kepada sejumlah warga Kota Malang. Namun, mereka menolak dikatakan sebagai penyebar tabloid yang sama di Masjid Al Amin Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kecamatan Sukun, Kota Malang, beberapa waktu lalu.

Dengan begitu, sosok pembawa tabloid KBAnewspaper berisi 12 halaman dengan edisi cetak 28 Februari 2022 itu, di Masjid Al Amin tetap masih jadi misteri.

"Yang menyebarkan tabloid itu memang kami mas. Artinya, menyebarkan tabloid itu di Kota Malang, bukan saya bilang di masjid loh ya," kata Ketua Relawan Anies P-24 Kota Malang, Joemawan Muhammad kepada wartawan, Sabtu (24/9/2022).

Joemawan mengaku banyak warga berdatangan untuk meminta tabloid ke rumahnya. Mereka kemudian membantu untuk menyebarkan ke kampung-kampung. Bisa disebut bahwa mereka yang ikut menyebarkan adalah simpatisan Anies Baswedan.

"Ke rumah saya minta, 'pak saya mau nyebarkan ke tetangga saya pak', 'pak saya mau sebarkan ke kampung saya', itu banyak. Saya kan pikir ini sebagai simpatisan kan. Kalau simpatisan kan ini kesempatan untuk meringankan tugas saya mensosialisasikan pak Anies Baswedan," ujarnya.

Terkait penyebaran tabloid di Masjid Al Amin, Joemawan punya pandangan atau kemungkinan yang terjadi. Pertama, bisa jadi yang menyebarkan adalah simpatisan Anies di luar tanggung jawab relawan, karena memang mereka sangat antusias untuk menyebarkan tabloid itu.

"Bisa jadi yang menyebarkan simpatisan di luar relawan ya. Yang di mana dia sangat antusias dan suka Pak Anies, kemudian disebarkan kepada jemaah setelah salat," ungkapnya.

Kedua, lanjut Joemawan, bisa saja yang menyebarkan adalah pihak-pihak tertentu di luar relawan ataupun simpatisan Anies Baswedan. Untuk yang ini, kemungkinan besar penyebarnya adalah orang yang tidak menyukai sosok Anies Baswedan, sehingga membuat gaduh masyarakat dengan cara seperti itu.

"Bisa jadi dari pihak tertentu yang tidak suka dengan Pak Anies, kemudian untuk membuat konsep bahwa Pak Anies menggunakan tempat ibadah untuk mengkampanyekan dirinya," tuturnya.

Gaduh tabloid dibagikan di masjid tak bikin relawan Anies pusing. Baca halaman berikutnya!