Pemkab Trenggalek Siapkan 31 Tumpeng di Puncak Hari Jadi

Pemkab Trenggalek Siapkan 31 Tumpeng di Puncak Hari Jadi

Adhar Muttaqin - detikJatim
Selasa, 30 Agu 2022 20:25 WIB
Pemkab Trenggalek
Foto: Dok. Pemkab Trenggalek
Trenggalek -

Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan 31 tumpeng pada puncak peringatan Hari Jadi Ke-828, Rabu (31/8/2022). Tumpeng tersebut biasanya akan diperebutkan oleh warga yang menyaksikan upacara adat.

"Warga itu biasanya ngalap berkah dengan rebutan tumpeng agung. Untuk itu, besok kami akan siapkan 30 tumpeng kecil dan satu tumpeng agung, sehingga totalnya 31, sesuai tanggal hari jadi," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Selasa (30/8/2022).

Menurutnya puluhan tumpeng tersebut akan disajikan kepada warga yang menyaksikan prosesi hari jadi pendapa. Tak hanya itu, Bupati juga telah menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Trenggalek untuk melakukan gerakan berbagi kepada warga di sekitarnya.

"Ini seperti tahun sebelumnya, seluruh ASN Trenggalek melakukan gerakan berbagi, memberikan kado kepada orang sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing," ujarnya.

Gerakan secara masif tersebut diharapkan akan membawa dampak positif terhadap masyarakat Trenggalek pada momen hari jadi ke-828.

Arifin menambahkan prosesi Hari Jadi Trenggalek akan dilakukan mulai digelar pada Rabu pagi. Rangkaian acara diawali dengan kirab pusaka kabupaten mulai dari Desa Kamulan, Kecamatan Durenan menuju Alun-alun Trenggalek.

Selanjutnya pusaka akan dikirab dengan jalan kaki menuju Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek dan diserahkan kepada Bupati Trenggalek. "Rangkaian prosesi upacara seperti tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Bupati menyebut momen hari jadi tahun ini cukup istimewa, karena tetenger atau prasasti yang menjadi penentu hari jadi telah dipindahkan dari Museum Daerah Tulungagung ke Trenggalek.

"Besok rencananya Bupati Tulungagung Pak Maryoto Birowo juga akan hadir, untuk memberikan ucapan atas kepulangan prasasti ini. Kepulangan Prasasti Kamulan juga tidak lepas dari peran dari Pemerintah Tulungagung dan BPCB Jatim," jelasnya.

Selain itu pada hari jadi ke-828 ini pihaknya juga mendapat kado dari Keraton Yogyakarta berupa muhibah budaya, dengan sejumlah rangkaian kegiatan pengenalan budaya Mataraman.

"Kita juga kedatangan tamu Ngarso Dalem Sultan Hamengkubuwono X, Insyaallah beliau akan hadir 1 September. Nantinya akan ada acara seremonial tambahan, berupa kirab budaya," jelasnya.

(akd/ega)