Indonesia Tak Impor Beras 3 Tahun, Jatim Swasembada dan Surplus

Faiq Azmi - detikJatim
Rabu, 17 Agu 2022 10:13 WIB
wagub emil elestianto dardak
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Presiden Jokowi bicara soal Indonesia yang tidak impor beras selama tiga tahun terakhir dan menjaga ketahanan pangan. Hal itu disampaikan Jokowi dalam Pidato Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, Selasa (16/8/2022).

Untuk beras di Jatim, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut Jatim telah swasembada beras. Setiap tahun, kata Emil, Jatim selalu surplus beras.

"Jatim selalu surplus, dan Jatim swasembada beras. Di Jatim selalu menyuplai beras ya ke sejumlah wilayah, di antaranya juga ke DKI Jakarta," ujar Emil kepada detikJatim, Rabu (17/8/2022).

Suami Arumi Bachsin ini menyebut, di Jatim pada tahun 2021, jumlah produksi gabah kering giling (GKG) sebanyak 9,789 juta ton. Jumlah itu didapat dari luasan lahan sebesar 1,747 juta hektare.

"Dari jumlah itu yang dikonvensi jadi beras sebanyak 5,653 juta ton, itu tahun 2021," kata Emil.

Untuk tingkat konsumsi beras di Jatim sendiri tercatat 4,34 juta ton atau masih surplus 1,3 juta ton di tahun 2021.

Mantan Bupati Trenggalek ini menyebut Jatim menyumbang lebih dari 18% produksi beras nasional. Di mana untuk Indonesia secara keseluruhan memproduksi GKG sebanyak 54,42 juta ton di tahun 2021. Dan yang menjadi beras sebanyak 31,3 juta ton.

"Persentasenya Jatim terbesar, Jatim swasembada beras. Kalau ngirim bisa ke mana-mana, salah satunya ke Jakarta saat itu Pak Gubernurnya (Anies Baswedan) datang ke Ngawi terkait urusan itu (beras)," tandasnya.



Simak Video "Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Sebut RI Sudah 3 Tahun Tak Impor Beras"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)