Tersengat Listrik, Huruf Meninggal Saat Pasang Reklame

Muhajir Arifin - detikJatim
Jumat, 12 Agu 2022 10:07 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah korban pekerja tersengat listrik di Pasuruan
Foto: Petugas mengevakuasi jenazah korban pekerja tersengat listrik di Pasuruan (Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Nasib malang dialami Huruf Hijaiyah (28), warga Gumuk Bango, Desa Tegal Besar, Kaliwates, Jember. Pekerja pemasang reklame produk air minum dalam kemasan tewas tersengat listrik tegangan tinggi saat bekerja.

Kejadian ini bermula saat korban bersama sejumlah pekerja lain memasang reklame di salah satu toko di Dusun Panderejo, Desa Legok, Gempol, Pasuruan, Kamis (11/8/2022) pukul 19.00 WIB.

Korban yang tengah berada di atap tiba-tiba tersengat listrik tegangan tinggi. Ia tersengat listrik saat besi galvalum yang ia pegang menyentuh kabel listrik di atasnya.

"Korban meninggal di atas," kata Kanit Reskrim Polsek Gempol Iptu Khoirul Anam.

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi jasad korban. Korban mengalami luka bakar pada kaki kanan dari paha sampai telapak kaki. Korban juga mengalami luka bakar di kemaluan, kedua telapak tangan serta telapak kaki kirinya.

"Jenazah korban kami bawa ke RS Bhayangkara Watukosek. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi," jelas Khoirul.

Eko, pemilik toko tempat kejadian perkara menyesalkan peristiwa itu. Sebab pemasangan reklame tersebut ternyata tidak mengajukan izin kepada dirinya terlebih dahulu.

"Kan seharusnya ada izin terutama ini masalah kelistrikan. Kalau terjadi kecelakaan seperti ini sampai meninggal, harus diinvestigasi dengan luar biasa ketat. Apalagi kami pemilik rumah tanpa izin, dipasangi gini sampai meninggal di atas rumah, kan kita dirugikan, toko nggak bisa jualan," sesal Eko.



Simak Video "Ngeri, 3 Pekerja di Palu Tewas Terkapar usai Disengat Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)