Camping Embun, Cara Banyuwangi Urai Masalah Adminduk di Hutan-Perkebunan

Ardian Fanani - detikJatim
Rabu, 10 Agu 2022 13:21 WIB
Cara Banyuwangi Urai Masalah Dokumen Kependudukan di Hutan-Perkebunan
Camping Embun di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Letak geografis dan teknologi kurang terjangkau, salah satu penyebab masyarakat enggan mengurus administrasi kependudukan (Adminduk). Seperti yang banyak terjadi di kawasan hutan dan perkebunan Banyuwangi.

Jauhnya akses menuju pusat pelayanan menjadi alasan masyarakat enggan mengurus atau memperbarui adminduk. Meski Banyuwangi telah memiliki inovasi digitalisasi dalam kepengurusan adminduk, namun bagi warga di kawasan hutan dan perkebunan solusi tersebut juga sulit dilakukan. Sebab, keterbatasan teknologi komunikasi di kawasan tersebut.

Dari masalah tersebut, Banyuwangi mendekatkan layanan adminduk dengan Festival Camping Embun, di Dusun Gunung Raung, Desa Kajarharjo, Kalibaru Kulon, yang merupakan kawasan Perkebunan Jatirono, PT Perkebunan Nasional (PTPN) XII, Rabu (10/8/2022).

Desa Kajarharojo terletak sekitar 15 KM dari kantor Kecamatan Kalibaru yang merupakan kecamatan paling selatan Banyuwangi. Menuju desa ini harus melewati jalan menanjak dengan kontur jalan berbatu (Makadam) sekitar 10 KM dari jalan utama.

Para petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) menginap di kawasan tersebut untuk memberikan layanan adminduk.

"Saya bersyukur ada layanan ini. Terima kasih sudah membuka layanan di dusun kami. Sangat membantu sekali dan menghemat waktu," kata Diah (40), warga Desa Kajarharjo.

Perempuan yang bekerja di perkebunan itu mengatakan, biasanya bila akan mengurus adminduk harus meminta libur atau cuti bekerja. "Seperti saat saya mengurus perubahan akta kelahiran keponakan. Saya harus minta libur karena bukanya kantor kan hari kerja. Belum lagi jaraknya jauh, jadi butuh seharian," kata Diah.

Hal yang sama juga dilontarkan Nurhasanah (37), yang mengurus akta kelahiran suami. "Suami saya harus bekerja, jadi saya yang ngurus. Alhamdulilah ada program ini, jadi ngurusnya dekat," kata Nurhasanah.

Belum lagi ketidakahuan masyarakat terkait proses pengurusan adminduk. Di Desa Kajarharjo, banyak yang tidak memperbaharui adminduk karena ketidaktahuan mereka.



Simak Video "Ini Tampang Pelaku Onani di Depan Pendopo Banyuwangi"
[Gambas:Video 20detik]